Banyak Pagar Besi Taman di Jakbar Raib

Selasa, 01 April 2014 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Widodo Bogiarto 4088

pagar_taman_dicuribjc2.JPG

(Foto: doc)

Minimnya pengawasan dari pihak terkait serta rendahnya tingkan disiplin warga membuat banyak pagar besi taman atau ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta Barat hilang dari tempatnya. Kondisi ini tentu saja sangat disayangkan karena merusak keindahan taman kota.

Seeperti RTH di sekitar jembatan layang Grogol, dimana pagar besi setinggi satu meter yang mengelilingi RTH tersebut kini telah raib. Alhasil, kondisi demikian dimanfaatkan para pedagang kaki lima (PKL) maupun penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) untuk berjualan maupun beristirahan di areal taman. Dampaknya, banyak rumput taman menjadi rusak serta membuat kawasan tersebut menjadi kumuh.
   
Suryanto (40), salah satu pedagang yang mangkal di areal RTH jembatan layang Grogol menuturkan, pagar besi RTH itu sudah hilang sejak tiga bulan lalu. "Sepertinya dicuri pemulung. Modusnya, pagar besi itu ditetesin cairan kimia sehingga berkarat dan mudah dilepas dari bawah," ujar Suryanto, Selasa (1/4). 

Kondisi serupa juga terlihat di taman sepanjang Jl Kyai Tapa, tepatnya dari arah Grogol menuju Roxi maupun sebaliknya. Pagar besi setinggi setengah meter itu kini banyak yang hilang dicuri orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Alhasil, kondisi demikian dimanfaatkan pengendara roda dua untuk memarkirkan kendaraannya di areal taman serta PKL untuk menjajakan dagangannya. 

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, telepon seluler milik Kepala Sudin Pertamanan Jakarta Barat, Marfuah tidak aktif.

Sementara itu, Camat Grogol Petamburan, Denny Ramdan membenarkan jika banyak pagar besi di RTH jembatan layang Grogol kini banyak yang hilang. "Kami sudah berulang kali menyampaikan kondisi tersebut ke unit terkait. Tapi hingga kini tak kunjung diperbaiki," katanya.

Selain di sekitar jembatan layang Grogol, sambung Denny, kondisi serupa juga terlihat di RTH sepanjang Jl Tubagus Angke. Bahkan, di lokasi ini sepanjang 500 meter sudah tidak terlihat lagi pagar besi setinggi setengah meter.  "Jalur tersebut meruapakan salah satu titik penilaian Adipura, jadi sudah seharusnya segera diperbaiki," tandasnya.



BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2926

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1272

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 502

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1284

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1088

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks