Banyak Pagar Besi Taman di Jakbar Raib

Selasa, 01 April 2014 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Widodo Bogiarto 3928

pagar_taman_dicuribjc2.JPG

(Foto: doc)

Minimnya pengawasan dari pihak terkait serta rendahnya tingkan disiplin warga membuat banyak pagar besi taman atau ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta Barat hilang dari tempatnya. Kondisi ini tentu saja sangat disayangkan karena merusak keindahan taman kota.

Seeperti RTH di sekitar jembatan layang Grogol, dimana pagar besi setinggi satu meter yang mengelilingi RTH tersebut kini telah raib. Alhasil, kondisi demikian dimanfaatkan para pedagang kaki lima (PKL) maupun penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) untuk berjualan maupun beristirahan di areal taman. Dampaknya, banyak rumput taman menjadi rusak serta membuat kawasan tersebut menjadi kumuh.
   
Suryanto (40), salah satu pedagang yang mangkal di areal RTH jembatan layang Grogol menuturkan, pagar besi RTH itu sudah hilang sejak tiga bulan lalu. "Sepertinya dicuri pemulung. Modusnya, pagar besi itu ditetesin cairan kimia sehingga berkarat dan mudah dilepas dari bawah," ujar Suryanto, Selasa (1/4). 

Kondisi serupa juga terlihat di taman sepanjang Jl Kyai Tapa, tepatnya dari arah Grogol menuju Roxi maupun sebaliknya. Pagar besi setinggi setengah meter itu kini banyak yang hilang dicuri orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Alhasil, kondisi demikian dimanfaatkan pengendara roda dua untuk memarkirkan kendaraannya di areal taman serta PKL untuk menjajakan dagangannya. 

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, telepon seluler milik Kepala Sudin Pertamanan Jakarta Barat, Marfuah tidak aktif.

Sementara itu, Camat Grogol Petamburan, Denny Ramdan membenarkan jika banyak pagar besi di RTH jembatan layang Grogol kini banyak yang hilang. "Kami sudah berulang kali menyampaikan kondisi tersebut ke unit terkait. Tapi hingga kini tak kunjung diperbaiki," katanya.

Selain di sekitar jembatan layang Grogol, sambung Denny, kondisi serupa juga terlihat di RTH sepanjang Jl Tubagus Angke. Bahkan, di lokasi ini sepanjang 500 meter sudah tidak terlihat lagi pagar besi setinggi setengah meter.  "Jalur tersebut meruapakan salah satu titik penilaian Adipura, jadi sudah seharusnya segera diperbaiki," tandasnya.



BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 880

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 801

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1162

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 599

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1105

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks