Istri Nelayan di Cilincing Dilatih Membuat Olahan Hasil Laut

Rabu, 26 Oktober 2022 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Erikyanri Maulana 2352

50 Istri Nelayan Cilincing Dilatih Mengolah Hasil Laut dan Hidroponik

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Utara bersama Yayasan Kusuma Buana menggelar pelatihan bagi 50 peserta yang merupakan istri nelayan Cilincing di Balai RW 04 Kelurahan Cilincing.

Pertama pelatihan olahan hasil laut dan produksi yang bertanggung jawab

Pelatihan yang diberikan berupa pemanfaatan waktu luang dengan mengolah hasil laut dan optimalisasi lahan sempit dengan mengembangkan pertanian sistem hidroponik. Pelatihan berlangsung selama dua hari yakni Rabu (26/10) dan Kamis (27/10).

Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara, Unang Rustanto mengatakan, secara umum ada dua pelatihan atau keterampilan yang diberikan kepada para peserta.

"Pertama pelatihan olahan hasil laut dan produksi yang bertanggung jawab agar tidak merusak lingkungan serta tidak menghasilkan limbah baru," ujarnya, Rabu (26/10).

Pelatihan kedua yakni memanfaatkan waktu luang dengan mengelola lahan sempit untuk penghijauan dengan sistem hidroponik serta edukasi higienitas lingkungan.

Dikatakan Unang, pelatihan bertujuan meningkatkan kemampuan para istri nelayan sehingga memiliki keahlian produktif. Dengan begitu, mereka bisa berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga dan menunjang perekonomian keluarga.

"Setelah ini mereka juga akan kita dorong menjadi UMKM, sehingga apa yang dilatih bisa diterapkan bagi peningkatan ekonomi keluarga," katanya.

Manajer Program Yayasan Kusuma Bangsa, Wisnu Prasadja menjelaskan, kegiatan yang mendapat dukungan New Zealand Embassy ini juga dalam rangka pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS melalui kegiatan peningkatan kapasitas istri nelayan memanfaatkan sumber daya laut. Kemudian, pelatihan juga diharapkan mampu mengedukasi pola pikir masyarakat kampung nelayan terkait kesehatan diri dan sanitasi lingkungan.

"Tujuan akhirnya meningkatkan kesejahteraan sosial budaya dengan optimalisasi penggunaan lahan sempit dan waktu luang," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Petugas Gulkarmat Evakuasi Kapal Nelayan Bocor di Pulau Harapan

Petugas Gulkarmat Evakuasi Kapal Nelayan Bocor di Perairan Pulau Harapan

Senin, 17 Oktober 2022 2385

Nelayan Kepulauan Seribu Utara Ikuti Penyuluhan Peningkatan Kesadaran Hukum & HAM

Nelayan Kepulauan Seribu Dibekali Penyuluhan Kesadaran Hukum dan HAM

Senin, 29 Agustus 2022 1799

BERITA POPULER
IMG 20260711 WA0001

Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

Sabtu, 11 Juli 2026 1330

Walikota jaksel safryn tiyo

Wali Kota Jaksel Minta Jajaran Responsif Tangani Aduan Warga

Senin, 06 Juli 2026 2735

Sosialisasi pergub rezap

Pramono Sebut Transparansi Perizinan Jadi Kunci Jakarta Kota Global

Selasa, 07 Juli 2026 1423

Pameran 100 Tahun Ali Sadikin bilal

Peringatan 100 Tahun, Pemprov DKI Komitmen Lanjutkan Legasi Ali Sadikin

Selasa, 07 Juli 2026 1336

Pramono COJ 2026 rezap

Pramono Dukung Color of Jakarta, Potret Jejak Pembangunan Kota

Selasa, 07 Juli 2026 1317

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks