Jumat, 28 Maret 2014
Reporter: Rio Sandiputra
Editor: Agustian Anas
4589
(Foto: doc)
Minat para pria untuk bersedia menggunakan alat konrasepsi vasektomi saat ini masih tergolong rendah. Padahal, pelayanan keluarga berencana (KB) di Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) DKI Jakarta tidak dipungut biaya alias gratis.
"Kalau di swasta itu vasektomi bisa Rp 2-3,5 juta. Tapi kalau langsung mengajukan ke kita gratis," ujar Kelik M, Kepala Bidang Keluarga Sejahtera BPMPKB DKI Jakarta, Jumat (28/3).
Bukan hanya itu, kata Kelik, peserta KB vasektomi juga akan mendapatkan uang kompensasi. Hal ini sebagai uang pemulihan. "Kalau selesai dipasang itu, seharusnya tidak bekerja berat selama 3 hari. Kita berikan uang pemulihan Rp 50 ribu per hari," ungkapnya.
Saat ini, diakui Kelik, untuk peserta vasektomi baru banyak dari TNI/Polri. Karena itu, BPMPKB DKI Jakarta juga akan mengajukan program penawaran vasektomi kepada petugas Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP). "Sudah diajukan sosialisasinya, mungkin karena masih sibuk penertiban. Baru 6-7 orang Satpol PP yang mendaftar," katanya.
Vasektomi adalah metode KB dengan cara memotong atau mengikat Vas Deferen yang merupakan saluran pengangkut sel sperma dari testis menuju vesikula seminalis. Vasektomi bukan kebiri atau proses pemandulan, dan tidak berdampak impoten.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako
Rabu, 17 Juni 2026
5733
TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan
Selasa, 16 Juni 2026
1584
Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini
Minggu, 14 Juni 2026
1489
Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas
Jumat, 19 Juni 2026
481
Rano Resmi Buka Discover Betawi Art and Culture 2026