Jumat, 28 Maret 2014
Reporter: Rio Sandiputra
Editor: Agustian Anas
4635
(Foto: doc)
Minat para pria untuk bersedia menggunakan alat konrasepsi vasektomi saat ini masih tergolong rendah. Padahal, pelayanan keluarga berencana (KB) di Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) DKI Jakarta tidak dipungut biaya alias gratis.
"Kalau di swasta itu vasektomi bisa Rp 2-3,5 juta. Tapi kalau langsung mengajukan ke kita gratis," ujar Kelik M, Kepala Bidang Keluarga Sejahtera BPMPKB DKI Jakarta, Jumat (28/3).
Bukan hanya itu, kata Kelik, peserta KB vasektomi juga akan mendapatkan uang kompensasi. Hal ini sebagai uang pemulihan. "Kalau selesai dipasang itu, seharusnya tidak bekerja berat selama 3 hari. Kita berikan uang pemulihan Rp 50 ribu per hari," ungkapnya.
Saat ini, diakui Kelik, untuk peserta vasektomi baru banyak dari TNI/Polri. Karena itu, BPMPKB DKI Jakarta juga akan mengajukan program penawaran vasektomi kepada petugas Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP). "Sudah diajukan sosialisasinya, mungkin karena masih sibuk penertiban. Baru 6-7 orang Satpol PP yang mendaftar," katanya.
Vasektomi adalah metode KB dengan cara memotong atau mengikat Vas Deferen yang merupakan saluran pengangkut sel sperma dari testis menuju vesikula seminalis. Vasektomi bukan kebiri atau proses pemandulan, dan tidak berdampak impoten.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama
Selasa, 11 Agustus 2026
13070
Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton
Jumat, 14 Agustus 2026
7494
Pemkot Jaksel Tegur Pemilik Bangunan Langgar Aturan
Jumat, 14 Agustus 2026
1917
Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset
Jumat, 14 Agustus 2026
1798
Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan