Lalin di Muara Karang Diuji Coba Satu Arah

Kamis, 28 Mei 2015 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Lopi Kasim 5662

 Lalin di Muara Karang Diuji Coba Satu Arah

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta mulai hari ini melakukan uji coba rekayasa lalu lintas (lalin) di kawasan Muara Karang, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Pasalnya, pasca dilakukan rehab Jembatan Pluit Jl Muara Karang Raya dan Jl Pluit Indah Raya kerap terjadi kemacetan. Rencananya, rekayasa lalin menjadi satu arah tersebut akan dilakukan selama satu bulan ke depan.  

Sebelumnya sudah pernah diberlakukan satu arah, tapi kemarin terkendala rehab jembatan. Sekarang kita coba terapkan kembali

Rekayasa lalu lintas mulai dari Jl Pluit Indah Raya menuju Jl Muara Karang Raya melalui Jembatan Pluit. Lalu berlanjut ke Jl Pluit Karang Utara hingga ke Jembatan Muara Karang. Sedangkan dari arah Jl Puit Utara Raya menuju Jl Pluit Karang Utara, sebelum Jembatan Muara Karang akan dibelokkan ke Jl Pluit Barat Raya untuk diarahkan ke Jembatan Pluit dan memasuki Jl Muara Karang Raya.

Kasudin Perhubungan dan Transportasi Jakarta Utara, Mirza Aryadi mengatakan, bila sebelumnya sistem lalu lintas satu arah di Jl Pluit Karang Utara hanya sampai Pluit Karang Cantik, maka sekarang diberlakukan seluruhnya. Nantinya, kendaraan dari arah Jl Pluit Utara Raya sudah tidak bisa lagi melintasi jembatan Muara Karang.

"Sebelumnya sudah pernah diberlakukan satu arah, tapi kemarin terkendala rehab jembatan. Sekarang kita coba terapkan kembali," ujarnya, Kamis (28/5).

Dikatakan Mirza, setelah pembangunan jembatan rampung dan dipergunakan pada Jumat (15/5) maka kini pihaknya kembali memberlakukan lalu lintas satu arah seperti sebelum rehab total jembatan dilakukan. Ke depan, pihaknya akan melengkapi rambu dan pemberitahuan terkait pemberlakuan rekayasa lalu lintas yang diterapkan.

Asisten Perekonomian Jakarta Utara, Tony Sukanda menyambut baik rekayasa yang diterapkan. Sebab, pasca jembatan Pluit dibuka kembali, pihaknya kerap mendapat aduan masyarakat tentang kemacetan yang ditimbulkan karena kesemrawutan arus lalu lintas.

"Saya berharap Dinas Perhubungan bisa segera melengkapi rambu-rambu lintas. Dan selama masa uji coba, ya sebaiknya masyarakat tidak ditindak dan hanya diberikan imbauan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Denda Derek Liar DKI Jakarta Tembus 2 Miliar

Denda Derek Liar Capai Rp 2,17 M

Rabu, 27 Mei 2015 5824

Kawasan Taman Puring Diberlakukan Rekayasa Lalin

Kawasan Taman Puring Diberlakukan Rekayasa Lalin

Sabtu, 23 Mei 2015 4592

Penindakan Parkir Liar, 8 Mobil Diderek

Parkir Sembarangan, 8 Mobil Diderek di Jakpus

Rabu, 20 Mei 2015 5024

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3921

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 467

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 738

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 648

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1137

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks