Banyaknya volume sampah di sejumlah pasar tradisional di ibu kota coba disikapi Pemprov DKI Jakarta. Salah satunya dengan mengalihkan pengelolaanya langsung kepada Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya. Proses tersebut saat ini masih terus dimatangkan, rencananya pengalihan akan dimulai pada 1 April mendatang.
Humas PD Pasar Jaya, Agus Lamun, membenarkan adanya kebijakan peralihan pengelolaan sampah pasar tradisional dari Dinas Kebersihan DKI ke pihaknya. Namun rencana peralihan kewenangan itu sampai kini masih dalam tahap pembahasan karena membutuhkan persiapan matang. "Iya benar, rencana peralihan pengelolaan sampah pasar seluruh DKI Jakarta akan dipegang PD Pasar Jaya mulai 1 April 2014. Tapi itu semua masih dalam pembahasan yang matang," ujarnya, Jumat (28/03).
Dikatakan Agus, apabila kebijakan tersebut mulai berjalan, PD Pasar Jaya tetap masih membutuhkan dukungan dari Dinas Kebersihan. Mengingat, pihaknya masih belum memiliki kesiapan armada pengangkut sampah ke Bantar Gebang, Bekasi. "Nanti pada masa transisi itu pihak PD Pasar Jaya masih tetap menggandeng Dinas Kebersihan DKI. Karena untuk mengangkut sampah, kita butuh 50 truk dan karyawan yang masih dalam pengkajian," katanya.
Diakui Agus, penyumbang sampah terbesar di ibu kota berasal dari pasar tradisional. Pihaknya akan menyiasati banyaknya sampah dengan membangun rumah kompos di tiga pasar besar di DKI Jakarta, diantaranya di Pasar Klender, Pasar Kramat dan Pasar Induk. "Untuk mengurangi volume sampah pasar juga, pihak PD Pasar Jaya sudah membangun rumah kompos. Jadi nanti pupuk kompos bisa dimanfaatkan untuk tanaman," jelasnya.
Wakil Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, rencana pengalihan pengelolaan sampah pasar dari jajarannya ke PD Pasar Jaya masih dalam tahap pembahasan. "Iya benar, per 1 April PD Pasar Jaya akan mengelola sampah pasar yang ada di DKI Jakarta. Tapi rencana tersebut masih dalam pembahasan agar semuanya matang," tandasnya.
Berdasarkan data Dinas Kebersihan DKI, dalam satu bulan sebanyak 10.000 meter kubik sampah dihasilkan dari 153 pasar tradisional yang ada di ibu kota.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
2613
Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini
Senin, 02 Februari 2026
734
BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026
Senin, 02 Februari 2026
637
Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital