Sampah di Pasar Tradisional Akan Dikelola Pasar Jaya

Jumat, 28 Maret 2014 Reporter: Lopi Kasim, Andry Editor: Lopi Kasim 6320

pd_pasar_jaya2.jpg

(Foto: doc)

Banyaknya volume sampah di sejumlah pasar tradisional di ibu kota coba disikapi Pemprov DKI Jakarta. Salah satunya dengan mengalihkan pengelolaanya langsung kepada Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya. Proses tersebut saat ini masih terus dimatangkan, rencananya pengalihan akan dimulai pada 1 April mendatang.  

Humas PD Pasar Jaya, Agus Lamun, membenarkan adanya kebijakan peralihan pengelolaan sampah pasar tradisional dari Dinas Kebersihan DKI ke pihaknya. Namun rencana peralihan kewenangan itu sampai kini masih dalam tahap pembahasan karena membutuhkan persiapan matang. "Iya benar, rencana peralihan pengelolaan sampah pasar seluruh DKI Jakarta akan dipegang PD Pasar Jaya mulai 1 April 2014. Tapi itu semua masih dalam pembahasan yang matang," ujarnya, Jumat (28/03).

Dikatakan Agus, apabila kebijakan tersebut mulai berjalan, PD Pasar Jaya tetap masih membutuhkan dukungan dari Dinas Kebersihan. Mengingat, pihaknya masih belum memiliki kesiapan armada pengangkut sampah ke Bantar Gebang, Bekasi. "Nanti pada masa transisi itu pihak PD Pasar Jaya masih tetap menggandeng Dinas Kebersihan DKI. Karena untuk mengangkut sampah, kita butuh 50 truk dan karyawan yang masih dalam pengkajian," katanya.

Diakui Agus, penyumbang sampah terbesar di ibu kota berasal dari pasar tradisional. Pihaknya akan menyiasati banyaknya sampah dengan membangun rumah kompos di tiga pasar besar di DKI Jakarta, diantaranya di Pasar Klender, Pasar Kramat dan Pasar Induk. "Untuk mengurangi volume sampah pasar juga, pihak PD Pasar Jaya sudah membangun rumah kompos. Jadi nanti pupuk kompos bisa dimanfaatkan untuk tanaman," jelasnya.

Wakil Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, rencana pengalihan pengelolaan sampah pasar dari jajarannya ke PD Pasar Jaya masih dalam tahap pembahasan. "Iya benar, per 1 April PD Pasar Jaya akan mengelola sampah pasar yang ada di DKI Jakarta. Tapi rencana tersebut masih dalam pembahasan agar semuanya matang," tandasnya.

Berdasarkan data Dinas Kebersihan DKI, dalam satu bulan sebanyak 10.000 meter kubik sampah dihasilkan dari 153 pasar tradisional yang ada di ibu kota. 
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 879

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 796

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1159

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 598

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1100

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks