Turap Saluran PHB di Tanjung Priok Rawan Ambrol

Minggu, 30 Maret 2014 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Erikyanri Maulana 4059

turap_swasembada.jpg

(Foto: doc)

Kondisi turap saluran penghubung (PHB) Swasembada, Jl Swasembada Timur RW 04, Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok sangat memrihatinkan. Karena tak kunjung diperbaiki, kondisi turap yang rusak akibat pengerjaan normalisasi, kini mengalami kemiringan hingga 30 derajat hingga rawan ambrol.

Sebelumnya, saat pengerjaan normalisasi Desember lalu, turap sepanjang 400 di lingkungan RW 04 Kebon Bawang mengalami kerusakan di beberapa titik mengalami retak-retak sehingga rawan ambrol dan condong ke arah saluran. Selain itu, beberapa jalan pemukiman warga selebar dua meter juga rusak lantaran akibat tanahnya amblas.

Pegy (38), warga RT 07/04, Kelurahan Kebon Bawang menuturkan, hingga kini petugas terkait tak kunjung memperbaiki ruas jalan yang amblas dan turap yang mengalami kemiringan sepanjang 400 meter tersebut. "Tanahnya retak-retak dan turapnya miring ke saluran. Yang saya khawatir, begitu ada orang lewat tiba-tiba ambrol dan bikin celaka," ujar Pagy, Minggu (30/3).

Lurah Kebon Bawang, Ma`mun membenarkan jika turap sepanjang 400 meter di RW 04 mengalami kerusakan di beberapa titik. Pihaknya sudah mengajukan perbaikan sejak Desember 2013 lalu. Namun, hingga kini belum ada perbaikan yang dilakukan petugas Sudin PU Tata Air Jakarta Utara. "Untuk sementara warga menutup jalan yang amblas dengan puing. Pihak Sudin PU Tata Air Jakarta Utara juga belum memastikan waktu perbaikannya," kata Ma`mun.

Kepala Sudin PU Tata Air Jakarta Utara, Wagiman Silalahi mengatakan, memang belum memperbaiki jalan dan turap yang rusak tersebut. Pihaknya, akan melakukan komunikasi dengan warga untuk menentukan perbaikan yang tepat. "Kami inginnya PHB itu dibangun sheet pile agar kuat. Tapi tentu pengerjaannya pasti berpengaruh terhadap lingkungan, makanya kita akan komunikasikan dahulu," ucapnya.

Sebab, pengerjaan sheet pile akan berdampak pada kebisingan dan getaran yang ditimbulkan dari pengerjaan tersebut. "Opsinya bila tidak di-sheet pile, ya menggunakan coran semen yang diberi batu kali sebagai penguat. Kalau untuk jalan pemukiman, kita akan perbaiki awal April ini," tandasnya.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 1908

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 633

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 730

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1395

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1007

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks