Jumat, 28 Maret 2014
Reporter: Folmer
Editor: Erikyanri Maulana
9073
(Foto: doc)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI berencana memindahkan panti sosial yang berada di tengah kota Jakarta ke Ciangir, Tangerang. Relokasi panti sosial ke daerah pinggir Jakarta dilakukan agar para gelandangan pengemis yang terjaring tidak mudah kembali ke jalan.
"Kalau berada di tengah kota, penghuni panti bisa kongkalikong dengan oknum Dinas Sosial untuk minta dipulangin dan kembali lagi ke jalanan untuk mengemis," ujar Basuki di Balaikota, Jumat (28/3).
Dikatakan Basuki, Pemprov DKI memiliki lahan di luar Jakarta yang akan dibangun menjadi panti untuk menampung para pengemis dan gelandangan yang kini sudah memenuhi ibu kota.
"Kita punya lahan seluas 100 hektar di Ciangir untuk dibangun panti. Jadi, kita pindahkan pantinya keluar Jakarta biar pengemis dan gelandangan yang terkena razia malas kembali ke ibu kota karena lokasinya jauh," katanya.
Ia menjelaskan, pihaknya akan memberikan jatah makan para penghuni panti sebanyak 3 kali sehari dan diberikan bekal keterampilan sehingga setelah dipulangkan tidak kembali ke jalan.
"Panti yang lama akan dibongkar dan dibangun rusun terpadu bagi warga yang bekerja di Jakarta. Lebih baik orang yang mau kerja tinggal di Jakarta, tinggal di tengah kota," tutur mantan Bupati Belitung Timur ini.
Ia mengakui pula adanya kesulitan untuk mengawasi oknum PNS yang bermain, terutama dalam mengeluarkan pengemis setelah terjaring razia. Negosiasi dari para `bandar` pengemis diduga menjadi penyebab utama tidak pernah habisnya keberadaan pengemis di ibu kota.
"Kita susah ngawasin oknum yang main, oknum Dinas Sosial bisa juga nego. Ditangkap, sampai sana nego-negi, pulangin. Ini kan sebenernya bukan orang Jakarta, ada yang `ngerjain`. Bisa dari luar Jakarta dibawa, dibiayai, bagi hasil. Begitu ketangkap, bawa ke panti, ada nego," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
2232
Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini
Senin, 02 Februari 2026
733
BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026
Senin, 02 Februari 2026
635
Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital