Petugas AGD Kerap Kesulitan Cari Alamat Warga

Jumat, 26 Agustus 2022 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 2202

Jalan Tanpa Plang Nama dan Ketidakteraturan Nomor Rumah Persulit Evakuasi Pasien

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Penomoran rumah maupun bangunan yang tidak teratur dan jalan yang tidak dilengkapi plang nama, terutama di daerah padat penduduk acapkali membingungkan dan menyulitkan.

Bahkan ada hanya berbatas satu rumah sudah beda RT dan RW, tetapi nomor sama

Kondisi ini dirasakan seorang petugas Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Dwi Meilin (29).

Perempuan yang bertugas sebagai perawat sejak 2018 ini mengaku mendatangi rumah-rumah pasien hanya bermodalkan alamat dari keluarga pasien dan mengandalkan aplikasi peta digital Google Map.

Bahkan ketika mendapatkan panggilan kegawatdaruratan ke rumah pasien, Meilin mengaku kerap mengalami kesulitan saat mencari alamat.

Terlebih, peta digital seringkali tidak sesuai dengan kondisi fisik jalan di lapangan seperti, lebar jalan yang sempit untuk ukuran mobil. Belum lagi, jalan yang belum atau tidak dilengkapi plang nama jalan.

“Belum lagi penamaan gang-gang sempit yang sulit ditemukan atau kadang ditutup mendadak dan lainnya,” ungkap Meilin, Jumat (26/8).

Kendala lainnya yang dialami Merlin, sulitnya menemukan rumah pasien karena nomor tidak beraturan dan berurutan. Saat memasuki pemukiman padat penduduk misalnya, nomor RT RW pada rumah atau bangunan seringkali tidak menentu karena acak.

“Bahkan ada hanya berbatas satu rumah sudah beda RT dan RW, tetapi nomor sama dan hanya berbeda gang. Belum lagi kendala-kendala lain sudah jalan kecil gang sempit dan parkir kendaraan roda dua dan empat sembarangan,” ucap Meilin.

Menurut Meilin, situasi dan kondisi seperti ini seringkali menghambat dan dikeluhkan rekan sesama petugas AGD di lapangan, terutama ketika dalam keadaan darurat.

“Ujung-ujungnya yang kami andalkan adalah bertanya kepada penduduk sekitar,” kata Meilin.

Ia berharap, Pemprov DKI Jakarta dapat memperjelas lagi penamaan jalan terutama di jalan-jalan sempit dengan memasang plang nama jalan. Kemudian pembatas antar RT/RW diperjelas agar tidak kesulitan dalam mencari nomor rumah.

“Untuk parkir kendaraan roda dua atau empat yang sembarangan di gang-gang sempit mohon sekiranya ditertibkan kembali agar memudahkan petugas kesehatan yang akan menjemput pasien,” tandas Meilin.

BERITA TERKAIT
Pemkot Jakbar Resmikan Jalan Tembus Puri Wangi

Jalan Tembus Puri Wangi Resmi Dioperasikan

Jumat, 26 Agustus 2022 1755

Petugas Pos Berharap Sosialisasi Perubahan Jalan Digencarkan

Petugas Pos Berharap Sosialisasi Penamaan Jalan Digencarkan

Jumat, 26 Agustus 2022 1866

BERITA POPULER
Peresmian Open Top Tour Of Batavia otoy

Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

Kamis, 23 Juli 2026 667

IMG 20260720 WA0051

Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

Senin, 20 Juli 2026 1195

Reza dan Nadya Siap Promosikan Pariwisata Berkelanjutan Kepulauan Seribu

Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

Minggu, 19 Juli 2026 1167

Kebakaran pondok bambu

Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

Senin, 20 Juli 2026 923

Dishub lalin jpo tendean tiyo2

Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

Jumat, 17 Juli 2026 1252

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks