DKI Tetap Akan Beli Bus Baru

Selasa, 01 April 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Lopi Kasim 3506

armada_bktb_stok.jpg

(Foto: doc)

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI telah menetapkan dua orang tersangka dugaan korupsi pengadaan bus Transjakarta dan bus kota terintegrasi busway (BKTB) tahun anggaran 2013 lalu. Semua proses tersebut pun sepenuhnya diserahkan ke ranah hukum. Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta tetap akan membeli bus baru, dengan perbaikan sistem dan pengawasan yang ketat.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo memastikan, pihaknya akan tetap membeli bus. Sebab penambahan bus Transjakarta merupakan salah satu cara untuk mengurai kemacetan di ibu kota. Jika pembelian bus terhenti dengan adanya kasus tersebut, Jokowi menilai hal itu adalah langkah penakut. "Ya, kita ini macet butuh bus. Masa gara-gara kasus kita berhenti, ya tidak dong. Itu namanya penakut," tegas Jokowi, di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (1/4).

Menurut Jokowi, pihaknya akan memperbaiki sistem yang ada agar kasus serupa tak terulang. Caranya, yakni dengan mengubah proses pengadaan barang, dari semula menggunakan sistem lelang kini melalui e-catalog dan e-purchasing. "Yang paling penting yang belum baik diperbaiki, yang kurang baik diperbaiki, itu saja. Kalau dulu pengadaan bus harus lelang, kalau sekarang harus e-catalog dan e-purchasing," ujarnya.

Pihaknya, kata Jokowi, menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke ranah hukum. Pasalnya, tidak hanya Kejagung, tetapi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga sudah turun tangan. Pemprov DKI Jakarta juga telah meminta kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengaudit pembelian bus tersebut.

"Kasusnya sudah di wilayah hukum. KPK juga sudah ambil, Kejaksaan Agung sudah. Dari kita juga sudah perintahkan ke BPKP untuk mengaudit. Ya sudah semua wilayah hukum," kata Jokowi.

Seperti diketahui, Kejagung telah menetapkan dua tersangka dalam kasus pengadaan bus Transjakarta. Kasus tersebut terungkap lantaran ditemukannya lima bus Transjakarta dan 15 BKTB dengan beberapa komponen berkarat serta tidak bisa berfungsi dengan baik.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9211

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3172

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3602

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1464

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1890

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks