Kamis, 27 Maret 2014
Reporter: Dunih, Jhon Syah Putra Kaban
Editor: Dunih
4678
(Foto: doc)
Tidak tuntasnya pengerukan Kali Sunter, membuat warga di RT 15/RW 7, Kelurahan Jatinegara Kaum, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, rawan kebanjiran. Warga berharap kali yang dangkal tersebut dikeruk agar saat banjir wilayah tersebut terbebas dari genangan.
Taufik (46) warga setempat mengatakan, jika hujan besar selama beberapa jam air akan langsung membanjiri rumah warga si sekitar kali. Selain menggenangi rumah warga, air juga mengakibatkan 3 makam di kompleks situs makam Pangeran Jayakarta tergerus.
“Ini kalinya dangkal. Tahun 1992 dikeruk, tapi tidak tuntas. Akhirnya ketiga makam itu longsor. Karena tanahnya tergerus air terus menerus. Harapan warga secepatnya kali dikeruk, agar tidak ada banjir lagi," ujarnya, Kamis (27/3).
Terkait hal itu, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Sudin Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Timur, Supriyatno mengaku, sudah ada program pengerukan semua kali yang bermasalah di Jakarta Timur untuk tahun 2014. Pihaknya juga berjanji mengecek ke lokasi untuk mengetahui permasalahan tersebut.
“Petugas akan langsung mengecek ke lapangan. Kalau memang kondisinya memungkinkan maka akan langsung dikeruk," ucapnya.
Namun, Kasudin PU Tata Air Jakarta Timur, Jatiwaluyo berkilah, jika normalisasi dan pengerukan ini bukan tanggung Jawab pihaknya, melainkan dinas di provinsi.
“Detailnya saya kurang tahu banyak, silakan dikoordinasikan Ke Dinas PU di tingkat provinsi," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
3561
Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini
Senin, 02 Februari 2026
737
BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026
Senin, 02 Februari 2026
646
Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital