2 Kg Ranjau Paku Diamankan di Jl DI Panjaitan

Rabu, 26 Maret 2014 Reporter: Nurito Editor: Agustian Anas 5576

ranjau_paku_jatinegara_nurito.jpg

(Foto: doc)

Banyaknya keluhan dari masyarakat mengenai ranjau paku yang disebar di jalan oleh orang yang tidak bertanggung jawab langsung direspon oleh aparat Satwil Lantas Polres Jakarta Timur dengan menggelar razia ranjau paku, Rabu (26/3). Dari razia yang dilakukan di Jl DI Panjaitan hingga Letjen Sutoyo, petugas berhasil mengumpulkan sebanyak 2 kilogram paku.

Razia ranjau paku ini dilakukan secara manual. Petugas berjalan kaki sambil membawa sejumlah besi sembrani yang dipasang di sebuah kayu maupun besi sepanjang 80 sentimeter. Besi sembrani ini kemudian ditarik untuk mendapatkan paku yang bertebaran di sepanjang jalan tersebut. Hasilnya cukup lumayan, sekitar dua kilogram paku, berhasil dibersihkan dari jalanan.

Ipda Widodo, yang memimpin jalannya razia mengatakan, razia ranjau paku ini untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat. Sebab belakangan banyak pengendara, terutama sepeda motor yang mengalami kempes ban akibat ranjau paku. Hal tersebut tentu sangat membahayakan karena dapat memicu terjadinya kecelakaan lalulintas.

Razia melibatkan 14 anggota kepolisian dan enam anggota relawan Sapu Bersih (Saber) ranjau Paku. Titik razia mulai dari depan kantor Samsat Jakarta Timur menuju ke arah Cililitan. Namun di depan Makodam Jaya, Jl Letjen Sutoyo, petugas kembali lagi ke arah Samsat Jakarta Timur. Dari jalur tersebut, titik rawan berada di kolong flyover Cawang, banyak terdapat ranjau paku.

"Kalau di wilayah Jakarta Timur, daerah rawan ranjau paku ini di kawasan Cakung, yakni sepanjang Jl Raya Bekasi. Karena di kawasan ini banyak pabrik baja dan peleburan besi," ujar Ipda Widodo.

Pihaknya enggan menuduh banyaknya paku yang bertebaran di jalan sengaja ditebar orang. Sebab sejauh ini belum ada yang tertangkap tangan oknum penebar paku.

Ketua Tim Saber Tanjau Paku, Abdul Rahim menambahkan, razia seperti ini rutin dilakukan setiap hari. Terutama di daerah rawan ranjau paku. Razia biasanya melibatkan 6-10 relawan ranjau paku.

"Tapi seringnya kita jalan malam hari karena suasana tenang dan kendaraan melintas sedikit. Sehingga pada pagi harinya, pengendara dapat melintas tanpa terkena ranjau paku," ujar Abdul Rahim.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2317

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2296

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1694

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 968

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1742

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks