Gaji Petugas Kebersihan Segera Dibayar

Selasa, 18 Maret 2014 Reporter: Erna Martiyanti, Folmer Editor: Lopi Kasim 5531

tukang_sapu_jalan_jakarta.jpg

(Foto: doc)

Dinas Kebersihan DKI Jakarta membenarkan tertundanya pembayaran gaji petugas kebersihan selama tiga bulan. Hal ini juga disebabkan pengesahan APBD 2014 tertunda. Namun demikian, pembayaran gaji akan dilakukan dalam waktu dekat.

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Saptastri Ediningtyas mengatakan, keterlambatan pembayaran gaji petugas kebersihan dipengaruhi tertundanya pengesahan APBD 2014. Saat ini, APBD pun masih berada di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta. "Ini semuanya berproses, memang daftar pengisian anggaran (DPA) nya baru turun," kata Tyas, sapaan akrabnya, Selasa (18/3).

Jika sebelumnya, pembayaran petugas kebersihan dilakukan oleh pihak swasta, mulai tahun ini diambil alih oleh Pemprov DKI Jakarta. Gaji yang dibayarkan pun lebih besar yakni Rp 2,4 juta sesuai dengan upah minimum provinsi (UMP) DKI 2014 dari semula hanya Rp 1,2 juta. Bahkan, pembayaran gaji dilakukan melalui rekening Bank DKI. Pihaknya juga telah menginstruksikan masing-masing petugas kebersihan untuk membuka rekening Bank DKI, sesuai perintah Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Kendati demikian, tidak seluruh petugas dibayar sesuai UMP. Sebab akan disesuaikan dengan kehadiran para petugas kebersihan. Namun pihaknya tidak menjelaskan apakah akan membayar gaji langsung tiga bulan yang tertunda atau bertahap tiap bulannya. Sebab, saat ini anggaran masih berada di BPKD DKI. "Yang jelas, setelah anggarannya keluar, akan kami bagi sesuai dengan wilayah masing-masing. Kami distribusikan ke masing-masing suku dinas," kata Tyas.

Sementara itu, Wakil Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji menambahkan, tidak hanya gaji petugas kebersihan yang tertunda. Keterlambatan pengesahan dan pencairan APBD DKI 2014 juga berdampak pada pembayaran gaji petugas lainnya. Seperti penjaga pintu air, petugas pembersih sampah di sungai, dan lainnya.

Ia berjanji, akan menuntaskan tagihan gaji yang belum dibayarkan kepada ribuan petugas kebersihan. "Insya Allah kalau minggu ini (anggaran) cair, segera dibayarkan (gaji)nya. Yang penting tetap melayani masyarakat," kata Adji.

Sebelumnya, petugas kebersihan sempat mendatangi kantor balaikota untuk menagih dan meminta kejelasan pembayaran gajinya. "Kami datang ke sini mau minta kepastian sama pak gubernur dan wagub, kapan gaji kami dibayarkan," kata Nana (39), petugas kebersihan yang bertugas di Jl Raya Jatinegara, Jakarta Timur di Balaikota.

Nana mengaku, belum menerima gaji terhitung sejak Januari hingga Maret 2014. Padahal, mereka telah dijanjikan pembayaran gaji secepatnya dari Dinas Kebersihan DKI Jakarta."Saya bersama puluhan petugas penyapu jalanan belum menerima gaji selama tiga bulan. Tapi, kami sampai sekarang masih tetap bekerja membersihkan jalanan," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 872

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 776

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1150

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 593

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1085

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks