Gaji Petugas Kebersihan Segera Dibayar

Selasa, 18 Maret 2014 Reporter: Erna Martiyanti, Folmer Editor: Lopi Kasim 5730

tukang_sapu_jalan_jakarta.jpg

(Foto: doc)

Dinas Kebersihan DKI Jakarta membenarkan tertundanya pembayaran gaji petugas kebersihan selama tiga bulan. Hal ini juga disebabkan pengesahan APBD 2014 tertunda. Namun demikian, pembayaran gaji akan dilakukan dalam waktu dekat.

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Saptastri Ediningtyas mengatakan, keterlambatan pembayaran gaji petugas kebersihan dipengaruhi tertundanya pengesahan APBD 2014. Saat ini, APBD pun masih berada di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta. "Ini semuanya berproses, memang daftar pengisian anggaran (DPA) nya baru turun," kata Tyas, sapaan akrabnya, Selasa (18/3).

Jika sebelumnya, pembayaran petugas kebersihan dilakukan oleh pihak swasta, mulai tahun ini diambil alih oleh Pemprov DKI Jakarta. Gaji yang dibayarkan pun lebih besar yakni Rp 2,4 juta sesuai dengan upah minimum provinsi (UMP) DKI 2014 dari semula hanya Rp 1,2 juta. Bahkan, pembayaran gaji dilakukan melalui rekening Bank DKI. Pihaknya juga telah menginstruksikan masing-masing petugas kebersihan untuk membuka rekening Bank DKI, sesuai perintah Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Kendati demikian, tidak seluruh petugas dibayar sesuai UMP. Sebab akan disesuaikan dengan kehadiran para petugas kebersihan. Namun pihaknya tidak menjelaskan apakah akan membayar gaji langsung tiga bulan yang tertunda atau bertahap tiap bulannya. Sebab, saat ini anggaran masih berada di BPKD DKI. "Yang jelas, setelah anggarannya keluar, akan kami bagi sesuai dengan wilayah masing-masing. Kami distribusikan ke masing-masing suku dinas," kata Tyas.

Sementara itu, Wakil Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji menambahkan, tidak hanya gaji petugas kebersihan yang tertunda. Keterlambatan pengesahan dan pencairan APBD DKI 2014 juga berdampak pada pembayaran gaji petugas lainnya. Seperti penjaga pintu air, petugas pembersih sampah di sungai, dan lainnya.

Ia berjanji, akan menuntaskan tagihan gaji yang belum dibayarkan kepada ribuan petugas kebersihan. "Insya Allah kalau minggu ini (anggaran) cair, segera dibayarkan (gaji)nya. Yang penting tetap melayani masyarakat," kata Adji.

Sebelumnya, petugas kebersihan sempat mendatangi kantor balaikota untuk menagih dan meminta kejelasan pembayaran gajinya. "Kami datang ke sini mau minta kepastian sama pak gubernur dan wagub, kapan gaji kami dibayarkan," kata Nana (39), petugas kebersihan yang bertugas di Jl Raya Jatinegara, Jakarta Timur di Balaikota.

Nana mengaku, belum menerima gaji terhitung sejak Januari hingga Maret 2014. Padahal, mereka telah dijanjikan pembayaran gaji secepatnya dari Dinas Kebersihan DKI Jakarta."Saya bersama puluhan petugas penyapu jalanan belum menerima gaji selama tiga bulan. Tapi, kami sampai sekarang masih tetap bekerja membersihkan jalanan," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2493

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1200

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 958

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 507

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1101

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks