Selasa, 18 Maret 2014
Reporter: Folmer
Editor: Agustian Anas
2825
(Foto: doc)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih mengkaji proyek transportasi massal Metro Kapsul untuk dibangun di ibu kota. Proyek transportasi massal tersebut berbeda dengan monorel yang telah lebih dahulu dicanangkan pembangunannya di Jakarta.
"Proyek metro kapsul tidak pakai tiang monorel. Kita masih mengkaji metro kapsul," kata Basuki T Purnama, Wakil Gubernur DKI, Senin (18/3).
Ia mengaku masih mempelajari proyek tersebut setelah menerima dokumen feasibility study dari Gubernur DKI, Joko Widodo, kemarin. "Saya masih pelajari dokumennya. Yang pasti, nilai investasinya lebih murah per kilometer dan penumpang lebih banyak. Nanti kita kasih tahu siapa perusahaan yang mengajukan penawaran proyek metro kapsul," ujarnya.
"Dari dokumen yang saya terima, rute metro kapsul berbeda dengan dua rute green line dan blue line milik monorel," tambah Basuki.
Di lihat dari desain, lanjut Basuki, transportasi massal metro kapsul ini mirip Light Traffic Center (LTC) di bandara Changi, Singapura. "Modelnya lebih kecil dari monorel, tapi memiliki daya tampung penumpang lebih banyak," ucapnya.
Sekadar diketahui, transportasi massal metro kapsul merupakan penawaran dari investor dalam negeri dan mereka sendiri yang menawarkankannya kepada Pemprov DKI Jakarta.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata
Kamis, 17 September 2026
2914
Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai
Sabtu, 19 September 2026
1233
Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini
Sabtu, 19 September 2026
496
17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar
Senin, 14 September 2026
1280
Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing