Selasa, 18 Maret 2014
Reporter: Folmer
Editor: Agustian Anas
2792
(Foto: doc)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih mengkaji proyek transportasi massal Metro Kapsul untuk dibangun di ibu kota. Proyek transportasi massal tersebut berbeda dengan monorel yang telah lebih dahulu dicanangkan pembangunannya di Jakarta.
"Proyek metro kapsul tidak pakai tiang monorel. Kita masih mengkaji metro kapsul," kata Basuki T Purnama, Wakil Gubernur DKI, Senin (18/3).
Ia mengaku masih mempelajari proyek tersebut setelah menerima dokumen feasibility study dari Gubernur DKI, Joko Widodo, kemarin. "Saya masih pelajari dokumennya. Yang pasti, nilai investasinya lebih murah per kilometer dan penumpang lebih banyak. Nanti kita kasih tahu siapa perusahaan yang mengajukan penawaran proyek metro kapsul," ujarnya.
"Dari dokumen yang saya terima, rute metro kapsul berbeda dengan dua rute green line dan blue line milik monorel," tambah Basuki.
Di lihat dari desain, lanjut Basuki, transportasi massal metro kapsul ini mirip Light Traffic Center (LTC) di bandara Changi, Singapura. "Modelnya lebih kecil dari monorel, tapi memiliki daya tampung penumpang lebih banyak," ucapnya.
Sekadar diketahui, transportasi massal metro kapsul merupakan penawaran dari investor dalam negeri dan mereka sendiri yang menawarkankannya kepada Pemprov DKI Jakarta.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda
Selasa, 28 Juli 2026
9245
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang
Jumat, 31 Juli 2026
3213
14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak
Selasa, 28 Juli 2026
3634
MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis
Rabu, 29 Juli 2026
1930
Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman