Selasa, 18 Maret 2014
Reporter: Folmer
Editor: Agustian Anas
2676
(Foto: doc)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih mengkaji proyek transportasi massal Metro Kapsul untuk dibangun di ibu kota. Proyek transportasi massal tersebut berbeda dengan monorel yang telah lebih dahulu dicanangkan pembangunannya di Jakarta.
"Proyek metro kapsul tidak pakai tiang monorel. Kita masih mengkaji metro kapsul," kata Basuki T Purnama, Wakil Gubernur DKI, Senin (18/3).
Ia mengaku masih mempelajari proyek tersebut setelah menerima dokumen feasibility study dari Gubernur DKI, Joko Widodo, kemarin. "Saya masih pelajari dokumennya. Yang pasti, nilai investasinya lebih murah per kilometer dan penumpang lebih banyak. Nanti kita kasih tahu siapa perusahaan yang mengajukan penawaran proyek metro kapsul," ujarnya.
"Dari dokumen yang saya terima, rute metro kapsul berbeda dengan dua rute green line dan blue line milik monorel," tambah Basuki.
Di lihat dari desain, lanjut Basuki, transportasi massal metro kapsul ini mirip Light Traffic Center (LTC) di bandara Changi, Singapura. "Modelnya lebih kecil dari monorel, tapi memiliki daya tampung penumpang lebih banyak," ucapnya.
Sekadar diketahui, transportasi massal metro kapsul merupakan penawaran dari investor dalam negeri dan mereka sendiri yang menawarkankannya kepada Pemprov DKI Jakarta.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar
Kamis, 19 Maret 2026
2317
Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan
Kamis, 19 Maret 2026
2295
Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan
Selasa, 17 Maret 2026
1693
Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran