Puluhan Jakpreneur Disparekraf Ikut Seminar Online Perlindungan Kekayaan Intelektual

Jumat, 25 September 2020 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Rio Sandiputra 2527

Puluhan Jakpreneur Disparekraf Ikut Seminar Online Perlindungan Kekayaan Intelektual

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) bekerjasama dengan Kemenkumham RI dan katapel.id menggelar seminar online bertema 'Lindungi & Komersialisasikan Karyamu', Jumat (25/9).

Para pelaku kreatif perlu mendapatkan pengetahuan komersialisasi produk dan cara melindungi hasil karyanya

Seminar yang diikuti sekitar 50 Jakpreneur binaan Dinas Parekraf DKI Jakarta ini membahas kekayaan intelektual untuk karya dan produk ekonomi kreatif.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya mengatakan, produk ekonomi kreatif (ekraf) sebagai suatu karya kreativitas, merupakan kekayaan intelektual yang perlu mendapat penghargaan sebagai suatu karya intelektual yang memiliki nilai ekonomi dan memperoleh pelindungan hukum dari pemerintah.

Namun, tidak sedikit pelaku ekonomi kreatif yang belum sadar akan perlindungan hak cipta sebelum masuk pada proses komersialisasi. Padahal dalam konteks bisnis atau industri, produk ekonomi kreatif menyimpan potensi nilai komersial karena adanya proses kreasi, inovasi dan keunikan produk yang dapat bersaing di pasar.

"Para pelaku kreatif perlu mendapatkan pengetahuan komersialisasi produk dan cara melindungi hasil karyanya," ungkap Gumi.

Gumi menjelaskan, saat ini pemerintah bersama para stakeholder berupaya membantu para pelaku ekonomi kreatif untuk bisa meningkatkan kepedulian pelaku ekonomi kreatif dalam melindungi hak cipta akan sebuah karya kreatif serta mengkomersialisasikannya.

Menurutnya, pemerintah perlu menggiatkan sosialisasi dan memfasilitasi pendaftaraan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) kepada pelaku ekraf. Selain itu, dukungan kelembagaan dan regulasi pada tingkat daerah juga penting dilakukan untuk mengembangkan dan melindungi produk ekraf.

"Karena pada tataran implementasi, kesadaran dan pemahaman pelaku ekraf atas kekayaan intelektualnya menjadi kunci keberhasilan perlindungan HKI yang dilakukan oleh pemerintah," ucap Gumi.

Untuk diketahui, pemateri pada seminar online ini adalah Public Affair Officer DJKI Kemenkumham RI, Eric Saropie, dan Program Director Katapel, Robby Wahyudi.

Adapun materi yang disampaikan diantaranya tentang pengertian dan pembagian Hak Kekayaan Intelektual (HKI), sertifikat dan syarat permohonan merek, serta komersialisasi karya kreatif  melalui lisensi.

"Diharapkan melalui seminar online ini kesadaran masyarakat dan pemahaman pentingnya HKI meningkat dan perlindungan HKI untuk pelaku ekraf dapat optimal," tandas Gumi.

BERITA TERKAIT
Disparekraf DKI Gelar Festival Jajanan Jakpreneur Secara Online

Disparekraf DKI Gelar Festival Jajanan Jakpreneur Secara Online

Jumat, 25 September 2020 3411

IIBF 2020 Digelar Virtual Mulai 28 September

IIBF 2020 Digelar Virtual Mulai 28 September

Kamis, 24 September 2020 3519

 Sudin Parekraf Jakbar Lakukan Monitoring Usaha Pariwisata

Pengawasan Tempat Wisata dan Hiburan di Jakbar Diperketat

Kamis, 17 September 2020 2154

BERITA POPULER
Metrologi DKI Tera Perangkat SPKLU gery ist2

Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

Jumat, 09 Oktober 2026 8060

Evakuasi Korban Hanyut di Ciliwung ist

Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

Kamis, 08 Oktober 2026 6595

Tap jaklingko jati

MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 2277

Jalan Tembus Kelapa Gading Pulogadung Upaya Urai Kepadatan Lalu Lintas di Perintis Kemerdekaan

Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Permudah Mobilitas dan Aksesibilitas Warga

Jumat, 09 Oktober 2026 1298

Klinik ilegal ditutup jakpus folmer

Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

Selasa, 06 Oktober 2026 1568

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks