Warga Pegangsaan Dua Bertekad Tata Lingkungan

Reporter : Budhi Firmansyah Surapati | Editor : Andry | Rabu, 12 Agustus 2020 19:22 WIB | Dibaca 586 kali
Warga Pegangsaan Dua Bertekad Tata Lingkungan (Foto : Budhi Firmansyah Surapati / Beritajakarta.id)

Warga RT 04/03, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara bertekad menata lingkungan tempat tinggal mereka menjadi kawasan permukiman yang bersih, hijau dan rapi.

" Sampahnya itu dipilah oleh dasawisma dan disetor ke bank sampah RW. Ke depan kita berencana pasang jaring untuk sekat sampah di kali"

Ketua RT 04/03, Pegangsaan Dua, Parid mengatakan, sampai kini, sampah masih menjadi persoalan di lingkungannya yang berada bantaran Kali Cakung Lama. Namun belakangan, warga sudah berupaya membangun gerakan bersih lingkungan dengan mengumpulkan sampah dari rumah.

"Sampahnya itu dipilah oleh dasawisma dan disetor ke bank sampah RW. Ke depan kita berencana pasang jaring untuk sekat sampah di kali," ujarnya, Rabu (12/8).

Parid menjelaskan, penyekatan dilakukan sebagai upaya pembersihan kali dari sampah yang saat ini masih banyak ditemui. Penyekatan itu juga bermanfaat untuk membangun budaya malu warga agar tidak membuang sampah ke kali.

"Saat ini kita juga sudah mulai melakukan gerakan penghijauan di bantaran kali dengan menempatkan pot dan tanaman," sambungnya.

Ia berharap, perbaikan jalan inspeksi sepanjang 2,5 kilometer yang tengah dikerjakan bisa menjadi solusi jangka panjang mengatasi genangan saat musim penghujan.

"Dalam penataan lingkungan ini, kita berharap ada kolaborasi antara masyarakat, pemerintah dan swasta. Itu sedang kita upayakan," katanya.

Sementara itu, Lurah Pegangsaan Dua, Suci Cinthya Pola Putri mendukung rencana penataan di wilayah bantaran Kali Cakung Lama. Apalagi, semangat itu datang dari masyarakat langsung yang sadar untuk menjaga dan membenahi lingkungannya.

"Ini sebuah aspirasi yang bottom up sifatnya," ucapnya.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta 2, Dimas Raditya Soesetyo menambahkan, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih konsern mengatasi pandemi COVID 19. Sehingga, sebagian besar alokasi anggaran difokuskan pada aspek penanganan virus mematikan ini.

"Tapi kalau sekedar perbaikan kita coba lihat seberapa banyak yang bisa direalisasikan tahun ini," tandasnya.

TOP