Wujudkan Ekowisata, Wagub Ariza Dukung Modernisasi TMR Ragunan

Minggu, 09 Agustus 2020 Reporter: Mustaqim Amna Editor: Andry 2488

Wujudkan Ekowisata, Wagub Ariza Dukung Modernisasi TMR Ragunan

(Foto: Mustaqim Amna)

Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Ariza Patria, berkesempatan meninjau kondisi terkini Taman Margasatwa Ragunan (TMR) di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Minggu (9/8).

Kita pastikan bahwa tempat ini menjadi tempat yang baik dan menjadi kebanggaan bagi seluruh warga Jakarta

Dalam kunjungannya tersebut, Wagub Ariza melihat persiapan pemaparan rancangan revitalisasi TMR menjadi kawasan ekowisata, serta turut memastikan pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 di TMR berjalan dengan baik.

Usai melakukan peninjauan, Wagub Ariza menyampaikan bahwa ke depan, TMR harus bisa menjadi ekowisata yang mewakili Flora dan Fauna Indonesia. Sebab, TMR juga merupakan salah satu ruang terbuka hijau di Jakarta yang luasnya tidak kurang dari 140 hektar.

"Alhamdulillah, kita semua bekerja sama untuk memastikan bahwa program Revitalisasi dan Pengembangan Taman Margasatwa Ragunan yang telah diutuskan oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta berjalan dengan baik. Di sini, selain hijau dan menarik, semoga bisa menjadi tempat rekreasi, tempat berinteraksi antara manusia dengan satwa," ujar Wagub Ariza seperti dikutip dari Siaran Pers PPID DKI Jakarta.

Wagub Ariza menambahkan, TMR ke depan akan menjadi taman yang hijau, indah, menarik dan menjadi pusat rekreasi yang terbaik, modern, serta ramah lingkungan. Tidak hanya di Jakarta, tetapi di Indonesia bahkan di Asia Tenggara.

"Kita pastikan bahwa tempat ini menjadi tempat yang baik dan menjadi kebanggaan bagi seluruh warga Jakarta. Kemudian, kita pastikan di tempat ini juga kita siapkan waduk atau danau untuk menampung air. Semoga ini bisa menjadi kontribuksi yang baik dalam rangka pencegahan dan penanganan banjir di Jakarta," tambahnya.

Di samping itu, Wagub Ariza menegaskan targetnya menurut perencanaan, membutuhkan anggaran yang besar dan membutuhkan waktu kurang lebih empat sampai lima tahun mulai dari perencanaannya. Sehingga, perlu mencari peluang untuk mempercepat proses pembangunan.

"Kita akan mulai secepat mungkin, kalau memungkinkan bisa tahun ini, kita mulai. Tapi, paling lambat tahun depan dan kita buat perencanaannya, rencana umumnya sudah sangat baik, istilahnya blue and Green. Namun, taman ini dibuat bukan seperti membangun fisik infrastruktur, tapi dibangun melalui zona-zona secara bertahap, dan selama pelaksanaannya diupayakan tidak kegiatan rekreasi di sini," pungkas Wagub Ariza.

Dalam kunjungannya ke TMR, Wagub Ariza didampingi oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Marullah Matali; Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, Suzi Marsita; Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta, Juaini; dan Kepala UPT TMR, Widodo.

BERITA TERKAIT
Peduli Aksi Kemanusiaan, Wagub Ariza Dorong Masyarakat Giat Donor Darah Saat Pandemi

Peduli Aksi Kemanusiaan, Wagub Ariza Dorong Masyarakat Giat Donor Darah Saat Pandemi

Minggu, 09 Agustus 2020 3137

Wagub Ariza Dorong Gugus Tugas Ambil Langkah Tegas Penanganan COVID-19

Wagub Ariza Dorong Gugus Tugas Ambil Langkah Tegas Penanganan COVID-19

Jumat, 07 Agustus 2020 2864

Tingkatkan Kesejahteraan, Pemprov DKI Perkuat Kolaborasi Dengan Serikat Kerja

Tingkatkan Kesejahteraan, Pemprov DKI Perkuat Kolaborasi Dengan Serikat Kerja

Jumat, 07 Agustus 2020 2278

BERITA POPULER
Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1155

Cuaca jakarta hujan jati

Hujan Diprediksi Basahi Sebagian Jakarta Hari Ini

Senin, 15 Juni 2026 706

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1058

Ketua dprd dki suhud

Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

Rabu, 10 Juni 2026 1620

MRT operasional jati (1)

MRT Lakukan Penyesuaian Akses Pintu Masuk Stasiun Bundaran HI dan Dukuh Atas

Jumat, 12 Juni 2026 1044

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks