Wujudkan Ekowisata, Wagub Ariza Dukung Modernisasi TMR Ragunan

Minggu, 09 Agustus 2020 Reporter: Mustaqim Amna Editor: Andry 2377

Wujudkan Ekowisata, Wagub Ariza Dukung Modernisasi TMR Ragunan

(Foto: Mustaqim Amna)

Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Ariza Patria, berkesempatan meninjau kondisi terkini Taman Margasatwa Ragunan (TMR) di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Minggu (9/8).

Kita pastikan bahwa tempat ini menjadi tempat yang baik dan menjadi kebanggaan bagi seluruh warga Jakarta

Dalam kunjungannya tersebut, Wagub Ariza melihat persiapan pemaparan rancangan revitalisasi TMR menjadi kawasan ekowisata, serta turut memastikan pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 di TMR berjalan dengan baik.

Usai melakukan peninjauan, Wagub Ariza menyampaikan bahwa ke depan, TMR harus bisa menjadi ekowisata yang mewakili Flora dan Fauna Indonesia. Sebab, TMR juga merupakan salah satu ruang terbuka hijau di Jakarta yang luasnya tidak kurang dari 140 hektar.

"Alhamdulillah, kita semua bekerja sama untuk memastikan bahwa program Revitalisasi dan Pengembangan Taman Margasatwa Ragunan yang telah diutuskan oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta berjalan dengan baik. Di sini, selain hijau dan menarik, semoga bisa menjadi tempat rekreasi, tempat berinteraksi antara manusia dengan satwa," ujar Wagub Ariza seperti dikutip dari Siaran Pers PPID DKI Jakarta.

Wagub Ariza menambahkan, TMR ke depan akan menjadi taman yang hijau, indah, menarik dan menjadi pusat rekreasi yang terbaik, modern, serta ramah lingkungan. Tidak hanya di Jakarta, tetapi di Indonesia bahkan di Asia Tenggara.

"Kita pastikan bahwa tempat ini menjadi tempat yang baik dan menjadi kebanggaan bagi seluruh warga Jakarta. Kemudian, kita pastikan di tempat ini juga kita siapkan waduk atau danau untuk menampung air. Semoga ini bisa menjadi kontribuksi yang baik dalam rangka pencegahan dan penanganan banjir di Jakarta," tambahnya.

Di samping itu, Wagub Ariza menegaskan targetnya menurut perencanaan, membutuhkan anggaran yang besar dan membutuhkan waktu kurang lebih empat sampai lima tahun mulai dari perencanaannya. Sehingga, perlu mencari peluang untuk mempercepat proses pembangunan.

"Kita akan mulai secepat mungkin, kalau memungkinkan bisa tahun ini, kita mulai. Tapi, paling lambat tahun depan dan kita buat perencanaannya, rencana umumnya sudah sangat baik, istilahnya blue and Green. Namun, taman ini dibuat bukan seperti membangun fisik infrastruktur, tapi dibangun melalui zona-zona secara bertahap, dan selama pelaksanaannya diupayakan tidak kegiatan rekreasi di sini," pungkas Wagub Ariza.

Dalam kunjungannya ke TMR, Wagub Ariza didampingi oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Marullah Matali; Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, Suzi Marsita; Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta, Juaini; dan Kepala UPT TMR, Widodo.

BERITA TERKAIT
Peduli Aksi Kemanusiaan, Wagub Ariza Dorong Masyarakat Giat Donor Darah Saat Pandemi

Peduli Aksi Kemanusiaan, Wagub Ariza Dorong Masyarakat Giat Donor Darah Saat Pandemi

Minggu, 09 Agustus 2020 3026

Wagub Ariza Dorong Gugus Tugas Ambil Langkah Tegas Penanganan COVID-19

Wagub Ariza Dorong Gugus Tugas Ambil Langkah Tegas Penanganan COVID-19

Jumat, 07 Agustus 2020 2769

Tingkatkan Kesejahteraan, Pemprov DKI Perkuat Kolaborasi Dengan Serikat Kerja

Tingkatkan Kesejahteraan, Pemprov DKI Perkuat Kolaborasi Dengan Serikat Kerja

Jumat, 07 Agustus 2020 2186

BERITA POPULER
IMG 20260309 WA0093

Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

Senin, 09 Maret 2026 1366

Pelabuhan muara angke rezap

Pemprov DKI Buka Mudik Gratis ke Kepulauan Seribu

Kamis, 05 Maret 2026 2165

Francine gang hijau malaka nur ist

Legislator Apresiasi Gang Hijau di Malaka Jaya

Kamis, 05 Maret 2026 1922

Transjakarta low entry blokm

Transjakarta Rute Blok M–Bandara Soetta Bakal Dilayani Metrotrans Low Entry

Kamis, 05 Maret 2026 1958

IMG 20260308 WA0075

PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

Minggu, 08 Maret 2026 997

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks