PT MRT Jakarta Bentuk Anak Usaha Kembangkan Kawasan TOD

Kamis, 02 Juli 2020 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Erikyanri Maulana 2731

Kembangkan Tiga Kawasan PT MRT Jakarta Akan Bentuk Anak Usaha Baru

(Foto: Wuri Setyaningsih)

PT MRT Jakarta (Perseroda) telah mendapatkan persetujuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk membentuk anak usaha baru yang akan mengembangkan kawasan berorientrasi transit atau Transit Oriented Development (TOD).

Ini akan menjadi tangannya MRT Jakarta untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan koordinasi dan pembangunan TOD,

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar mengungkapkan, proses pembentukan anak usaha ini sudah tahap final dan dalam waktu dekan sudah bisa dikenalkan ke publik.

"Jadi anak usaha MRT Jakarta itu namanya PT Integrasi Transit Jakarta. Ini akan menjadi tangannya MRT Jakarta untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan koordinasi dan pembangunan TOD," ujar William, saat kegiatan Forum Jurnalis yang dilakukan secara virtual, Kamis (2/7).

Dikatakan William, saat ini sudah ada tiga kawasan yang mendapatkan persetujuan dari Pemprov DKI yang akan ditangani oleh anak perusahaan MRT Jakarta yakni, Stasiun Blok M atau ASEAN, Stasiun Fatmawati dan Stasiun Lebak Bulus.

"Blok M ASEAN sudah resmi sebagai TOD dan sudah resmi dikelola oleh PT MRT Jakarta Jakarta berdasarkan Pergub Nomor 55 Tahun 2020 dan juga Stasiun Fatmawati dalam Pergub Nomor 56 tahun 2020. Kalau Blok M green creative hub sebagai kawasan hijau serta kawasan Fatmawati karena tinggi jadi konsepnya ruang atas yang dinamis atau dibangun secara vertikal," kata William.

Sedangkan untuk kawasan Lebak Bulus, tertuang dalam Pergub Nomor 57 Tahun 2020. Tiga kawasan tersebut akan terlebih dahulu dikelola, sebab ketiga kawasan ini di prediksi akan terus berkembang, sehingga akan mendatangkam revenue tersendiri dari PT MRT Jakarta untuk jangka menengah.

Selain ketiga kawasan tersebut, William menuturkan, lokasi lainnya yang bakal dikembangkan untuk TOD adalah Dukuh Atas dan Senayan. Namun, kedua kawasan itu masih menunggu restu dari Pemprov DKI.

"Ada dua TOD lagi yang sedang kita tunggu yaitu Dukuh Atas dan Istora Senayan. Jadi sedang berproses mudah-mudahan segera akan final tapi kita mulai dengan tiga TOD yang sudah diterbitkan Pergubnya," tandas William. 


BERITA TERKAIT
MRT Jakarta Akan Berikan Hadiah Bagi Penumpang je 493 di HUT DKI Jakarta

PT MRT Siapkan Hadiah Spesial Bagi Penumpang Saat HUT Kota Jakarta

Sabtu, 20 Juni 2020 3300

Transjakarta Pasang Delapan wayfinding

Transjakarta Pasang Delapan Wayfinding di Tanah Abang

Rabu, 17 Juni 2020 4058

Jumlah Penumpang MRT Naik Saat PSBB Transisi

Jumlah Penumpang MRT Naik Saat PSBB Transisi

Minggu, 14 Juni 2020 2038

BERITA POPULER
Evakuasi Korban Hanyut di Ciliwung ist

Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

Kamis, 08 Oktober 2026 6535

Metrologi DKI Tera Perangkat SPKLU gery ist2

Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

Jumat, 09 Oktober 2026 3048

Tap jaklingko jati

MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 1365

Jalan Tembus Kelapa Gading Pulogadung Upaya Urai Kepadatan Lalu Lintas di Perintis Kemerdekaan

Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Permudah Mobilitas dan Aksesibilitas Warga

Jumat, 09 Oktober 2026 1171

Klinik ilegal ditutup jakpus folmer

Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

Selasa, 06 Oktober 2026 1533

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks