PT MRT Jakarta Bentuk Anak Usaha Kembangkan Kawasan TOD

Kamis, 02 Juli 2020 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Erikyanri Maulana 2652

Kembangkan Tiga Kawasan PT MRT Jakarta Akan Bentuk Anak Usaha Baru

(Foto: Wuri Setyaningsih)

PT MRT Jakarta (Perseroda) telah mendapatkan persetujuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk membentuk anak usaha baru yang akan mengembangkan kawasan berorientrasi transit atau Transit Oriented Development (TOD).

Ini akan menjadi tangannya MRT Jakarta untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan koordinasi dan pembangunan TOD,

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar mengungkapkan, proses pembentukan anak usaha ini sudah tahap final dan dalam waktu dekan sudah bisa dikenalkan ke publik.

"Jadi anak usaha MRT Jakarta itu namanya PT Integrasi Transit Jakarta. Ini akan menjadi tangannya MRT Jakarta untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan koordinasi dan pembangunan TOD," ujar William, saat kegiatan Forum Jurnalis yang dilakukan secara virtual, Kamis (2/7).

Dikatakan William, saat ini sudah ada tiga kawasan yang mendapatkan persetujuan dari Pemprov DKI yang akan ditangani oleh anak perusahaan MRT Jakarta yakni, Stasiun Blok M atau ASEAN, Stasiun Fatmawati dan Stasiun Lebak Bulus.

"Blok M ASEAN sudah resmi sebagai TOD dan sudah resmi dikelola oleh PT MRT Jakarta Jakarta berdasarkan Pergub Nomor 55 Tahun 2020 dan juga Stasiun Fatmawati dalam Pergub Nomor 56 tahun 2020. Kalau Blok M green creative hub sebagai kawasan hijau serta kawasan Fatmawati karena tinggi jadi konsepnya ruang atas yang dinamis atau dibangun secara vertikal," kata William.

Sedangkan untuk kawasan Lebak Bulus, tertuang dalam Pergub Nomor 57 Tahun 2020. Tiga kawasan tersebut akan terlebih dahulu dikelola, sebab ketiga kawasan ini di prediksi akan terus berkembang, sehingga akan mendatangkam revenue tersendiri dari PT MRT Jakarta untuk jangka menengah.

Selain ketiga kawasan tersebut, William menuturkan, lokasi lainnya yang bakal dikembangkan untuk TOD adalah Dukuh Atas dan Senayan. Namun, kedua kawasan itu masih menunggu restu dari Pemprov DKI.

"Ada dua TOD lagi yang sedang kita tunggu yaitu Dukuh Atas dan Istora Senayan. Jadi sedang berproses mudah-mudahan segera akan final tapi kita mulai dengan tiga TOD yang sudah diterbitkan Pergubnya," tandas William. 


BERITA TERKAIT
MRT Jakarta Akan Berikan Hadiah Bagi Penumpang je 493 di HUT DKI Jakarta

PT MRT Siapkan Hadiah Spesial Bagi Penumpang Saat HUT Kota Jakarta

Sabtu, 20 Juni 2020 3226

Transjakarta Pasang Delapan wayfinding

Transjakarta Pasang Delapan Wayfinding di Tanah Abang

Rabu, 17 Juni 2020 3901

Jumlah Penumpang MRT Naik Saat PSBB Transisi

Jumlah Penumpang MRT Naik Saat PSBB Transisi

Minggu, 14 Juni 2020 1995

BERITA POPULER
Chandra fajri ananda ist

Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

Minggu, 09 Agustus 2026 782

Pesta rakyat hut dijakut doc

Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

Jumat, 07 Agustus 2026 1110

Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 1277

Urban Farming Rudin Lurah Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Selasa, 04 Agustus 2026 1103

Gubernur pramono launching call center dishub bilal

Call Centre 1500813 Satu Nomor Solusi Transportasi Jakarta Resmi Diluncurkan

Minggu, 09 Agustus 2026 559

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks