Senangnya Warga Terdampak Banjir Bisa Urus Kembali Dokumen Kependudukan

Sabtu, 04 Januari 2020 Reporter: Nurito Editor: F. Ekodhanto Purba 3110

Sudin Dukcapil Jaktim Berikan Layanan Bagi Warga Terdampak Banjir di Pulogadung

(Foto: Nurito)

Penanganan pasca banjir oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta benar-benar dirasakan oleh warga.

Tinggal bawa fotokopi-nya diserahkan ke petugas dan nggak sampai setengah jam saya sudah mendapatkan KTP dan KK yang baru,

Di bidang kependudukan dan pencatatan sipil (Dukcapil) misalnya, sehari setelah banjir menerjang kawasan Jabodetabek, Rabu (1/1) lalu, Pemprov DKI Jakarta langsung hadir membuka posko pelayanan Dukcapil di sejumlah lokasi terdampak banjir.

Pelayanan ini dikhususkan bagi warga yang dokumen kependudukannya rusak atau hilang akibat banjir. Warga tinggal mendatangi posko pelayanan Dukcapil dengan membawa fotokopi dokumen kependudukan yang hilang atau rusak dan melaporkannya kepada petugas.

Seperti yang dialami Nurhayati (50), warga RT 03/16, Kelurahan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur. Saat musibah banjir merendam rumahnya Rabu lalu, ia dan keluarganya tak sempat menyelamatkan dokumen kependudukan miliknya. Alhasil, Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) miliknya hilang bersamaan dengan datangnya banjir.

Mengetahui keberadaan posko pelayanan Dukcapil di dekat rumahnya, ia pun bergegas mendatanginya untuk mengurus KTP dan KK miliknya yang hilang. Ia pun mengaku cukup mudah dalam melakukan pengurusan dokumen kependudukan tersebut.

"Tinggal bawa fotokopi-nya diserahkan ke petugas dan nggak sampai setengah jam saya sudah mendapatkan KTP dan KK yang baru," ujar Nurhayati, saat ditemui di dekat lokasi pengungsian Masjid Jami Darussalam, Jl Pulo Nangka Barat II, Kayu Putih, Pulogadung, Sabtu (4/1).

Ia pun memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas layanan kependudukan bagi warga yang terdampak banjir oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Terima kasih karena saya bisa langsung mengurus KTP dan KK dengan mudah dan cepat hari ini," katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Sudin Dukcapil) Jakarta Timur, Nurrahman mengatakan, layanan jemput bola yang dilakukan pihaknya bagi warga yang terdampak banjir di Kelurahan Kayu Putih mengerahkan 12 petugas. Umumnya, sambung Nurrahman, warga yang datang mengurus KTP dan KK mereka yang hilang atau rusak akibat banjir.

Pelayanan hari ini dibuka mulai pukul 09.00 - 14.00. Namun, jika peminatnya banyak layanan bisa saja diperpanjang kembali.

"Sampai pukul 13.15, tercatat sudah ada 50 warga yang datang mengajukan permohonan," tandasnya.

Ditambahkan Nurrahman, khusus untuk pelayanan KTP, KK dan Surat Keterangan Domisili Sementara (SKDS) bisa langsung dibagikan hari ini. Sedangkan untuk akta kelahiran harus menunggu pengecekan di arsip.

BERITA TERKAIT
10 Unit Mobil Pemadam Atasi Lumpur Sisa Banjir di Cipinang Melayu

10 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan Atasi Lumpur di Cipinang Melayu

Sabtu, 04 Januari 2020 2093

Wali Kota Jaksel Lakukan Giat PSN Pasca Banjir di Pondok Pinang

Warga Terdampak Banjir di Jaksel Diimbau Waspadai Jentik Nyamuk

Jumat, 03 Januari 2020 2144

Sudin Dukcapil Jaksel Lakukan Jemput Bola Pelayanan Administrasi di Kawasan Kemang Selatan

Sudin Dukcapil Jaksel Urus Dokumen Adminduk Warga Terdampak Banjir

Sabtu, 04 Januari 2020 3039

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 36807

6.Akses masuk kawasan wisata Ancol gratis sambut HUT Jakarta

Gratis Masuk Ancol, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

Kamis, 05 November 2026 23613

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 5320

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3936

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp plus jati2

Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026

Rabu, 04 November 2026 2734

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks