Pemprov akan Gandeng E-Commerce dalam Pembayaran Pajak

Rabu, 04 Desember 2019 Reporter: Adriana Megawati Editor: Andry 2810

Tahun Depan, Pemprov DKI Optimalkan Pembayaran Pajak Daerah Dengan Transaksi Online

(Foto: doc)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggandeng perusahaan-perusahaan startup untuk membantu pembayaran pajak secara online.

Mulai tahun depan, kita akan menggandeng e-commerce untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak

Langkah ini dilakukan untuk mendongrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI Jakarta.

"Mulai tahun depan, kita akan menggandeng e-commerce untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak," ujar Sri Haryati, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Rabu (4/12).

Sri menyebutkan, pada 2020 mendatang, Pemprov DKI akan mulai menyesuaikan tarif beberapa jenis pajak. Bersama dengan itu juga diterapkan law enforcement kepada Wajib Pajak (WP) yang mencoba menghindar dalam memenuhi kewajibannya.

"Kita ada tim percepatan pelampauan pajak. Jadi kita sudah punya beberapa jurus peningkatan pendapatan tahun depan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
BPRD Tagih Penunggak Pajak Mobil Mewah di Kebayoran Lama

BPRD Tagih Penunggak Pajak Mobil Mewah di Kebayoran Lama

Selasa, 03 Desember 2019 2461

BPRD Gandeng Dua E-Commerce Permudah Pembayaran PBB-P2

BPRD Gandeng Dua E-Commerce Permudah Pembayaran PBB-P2

Rabu, 04 September 2019 2411

BERITA POPULER
183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

Selasa, 12 Mei 2026 1152

Hewan kurban sapi bilal

Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali

Selasa, 12 Mei 2026 1076

Rano KJMU Mahasiswa UHAMKA bilal

Rano Serahkan KJMU ke Mahasiswa UHAMKA

Jumat, 08 Mei 2026 1650

IMG 20260512 WA0139

Munjirin Resmikan Gerakan Pilah Sampah di Kelurahan Penggilingan

Selasa, 12 Mei 2026 744

PSX 20260511 153207

Raperda Kesehatan Prioritaskan Layanan Dasar hingga Kelompok Rentan

Senin, 11 Mei 2026 963

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks