Pemprov akan Gandeng E-Commerce dalam Pembayaran Pajak

Rabu, 04 Desember 2019 Reporter: Adriana Megawati Editor: Andry 2721

Tahun Depan, Pemprov DKI Optimalkan Pembayaran Pajak Daerah Dengan Transaksi Online

(Foto: doc)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggandeng perusahaan-perusahaan startup untuk membantu pembayaran pajak secara online.

Mulai tahun depan, kita akan menggandeng e-commerce untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak

Langkah ini dilakukan untuk mendongrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI Jakarta.

"Mulai tahun depan, kita akan menggandeng e-commerce untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak," ujar Sri Haryati, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Rabu (4/12).

Sri menyebutkan, pada 2020 mendatang, Pemprov DKI akan mulai menyesuaikan tarif beberapa jenis pajak. Bersama dengan itu juga diterapkan law enforcement kepada Wajib Pajak (WP) yang mencoba menghindar dalam memenuhi kewajibannya.

"Kita ada tim percepatan pelampauan pajak. Jadi kita sudah punya beberapa jurus peningkatan pendapatan tahun depan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
BPRD Tagih Penunggak Pajak Mobil Mewah di Kebayoran Lama

BPRD Tagih Penunggak Pajak Mobil Mewah di Kebayoran Lama

Selasa, 03 Desember 2019 2361

BPRD Gandeng Dua E-Commerce Permudah Pembayaran PBB-P2

BPRD Gandeng Dua E-Commerce Permudah Pembayaran PBB-P2

Rabu, 04 September 2019 2320

BERITA POPULER
IMG 20260214 113057

Petugas Gabungan di Matraman Razia Miras Jelang Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 762

Transjakarta 1e blok m pondok labu jati2

Transjakarta Berduka, Dukung Proses Penyelidikan Kecelakaan di Pondok Labu

Jumat, 13 Februari 2026 981

Wagub Panen Raya Cianjur otoy

Wagub Hadiri Panen Raya di Cianjur

Kamis, 12 Februari 2026 975

Gubernur pramono sertifikat aset rezap

Pemprov DKI Terima 3.922 Sertifikat Aset Senilai Rp102 T

Jumat, 13 Februari 2026 700

TPU jaktim dibersihkan nur

34 TPU di Jaktim Ditata Jelang Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 508

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks