UPT AGD Dinkes Gelar Emergency Festival 2019

Reporter : Aldi Geri Lumban Tobing | Editor : Toni Riyanto | Senin, 21 Oktober 2019 10:14 WIB | Dibaca 587 kali
UPT AGD Dinkes Gelar Emergency Festival 2019 (Foto : Aldi Geri Lumban Tobing / Beritajakarta.id)

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengadakan Emergency Festival 2019 dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN). Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 17 Oktober sampai dengan 14 November 2019.

" Mempererat silaturahmi dan meningkatkan kemampuan"

Emergency Festival 2019 ini akan diisi dengan serangkaian lomba dan kegiatan yakni, lomba Emergency Response Team (ERT) pada 22-24 Oktober, Lomba Cepat Tepat 28-29 Oktober, CPR Video Dance Competition, Futsal 28-29 Oktober, dan simposium pada 14 November.

Kepala UPT Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Iwan Kurniawan mengatakan, selain memperingati HKN, Emergency Festival 2019 diadakan untuk mengetahui kompetensi tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan di Jakarta dalam penanganan kegawatdaruratan.

"Tugas utama kami ada dua yakni, pelayanan ambulans dan pusat pelatihan kegawatdaruratan. Kami ingin seluruh tenaga kesehatan yang ada di Jakarta mempunyai kompetensi yang sama di dalam penanganan kegawatdaruratan terhadap pasien," ujarnya, Senin (21/10).

Iwan menjelaskan, peserta Emergency Festival 2019 berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan baik instansi pemerintah maupun swasta di Jakarta.

"Seluruh puskesmas dan RS pemerintah, TNI Polri, swasta kami undang untuk ikut partisipasi di kegiatan ini. Undangan sudah kita sebar ke semua fasilitas pelayanan kesehatan. Total rumah sakit se-DKI saja hampir 200," terangnya.

Iwan merinci, untuk lomba Emergency Response Team dan Cepat Tepat satu tim terdiri dari tiga orang yakni satu dokter dan dua perawat dengan biaya pendaftaran Rp 1.000.000 per tim.

"Untuk lomba CPR Video Dance Competition satu tim terdiri dari 5-8 orang dengan biaya pendaftaran Rp 500.000 per tim. Sementara biaya pendaftaran untuk lomba futsal sebesar Rp 500.000 per tim," ungkapnya.

Menurutnya, di akhir kegiatan akan dilaksanakan simposium bertema "Integrated Emergency Medical Service" bagi dokter dan perawat pada 14 November 2019 mendatang.

"Peserta kegiatan ini dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 250.000 untuk perawat dan Rp 500.000 untuk dokter. Pendaftaran dan informasi lebih lanjut terkait Emergency Festival 2019 dapat menghubungi Whatsapp di nomor 081384754482," kata Iwan.

Iwan berharap, dengan kegiatan ini fasilitas pelayanan kesehatan memiliki tenaga kesehatan yang berkualitas dalam penanganan kegawatdaruratan. Sehingga, ketika ada kasus kegawatdaruratan, tenaga kesehatan bisa menberikan pertolongan yang cepat dan tepat untuk mengurangi angka kecacatan dan kematian.

"Kami ingin seluruh petugas semakin memiliki kompetensi yang mumpuni," ucapnya.

Ia menambahkan, dalam rangkaian kegiatan peringatan HKN juga akan diadakan Kompetisi Futsal di Lapangan Futsal Maestro Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Kami ingin mempererat silaturahmi dan meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan kegawatdaruratan di DKI Jakarta," tandasnya.

TOP