Festival Akuarium Hadirkan Edukasi Ramah Lingkungan

Reporter : Suparni | Editor : F. Ekodhanto Purba | Minggu, 20 Oktober 2019 15:20 WIB | Dibaca 606 kali
Festival Akuarium Hadirkan Edukasi Ramah Lingkungan (Foto : Suparni / Beritajakarta.id)

Wali Kota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko membuka Festival Akuarium di RW 04, Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara.

" Tema besarnya yaitu bagaimana mencintai lingkungan dari produk, tampilan hingga wadahnya semua ramah lingkungan,"

Dikatakan Sigit, pihaknya mengapresiasi upaya warga kampung akuarium dan para pihak yang mencoba mengangkat wisata pesisir melalui Festival Akuarium.

Kegiatan yang mengetengahkan tema, 'Ramah dan Cinta Lingkungan' ini bertujuan memberikan edukasi kepada warga dan pengunjung. 

"Tema besarnya yaitu bagaimana mencintai lingkungan dari produk, tampilan hingga wadahnya semua ramah lingkungan," ujar Sigit, Minggu (20/10).

Menurutnya, jika dalam sebuah kegiatan festival selalu menyisakan sampah terutama plastik, untuk festival kali ini seluruh pedagang menggunakan wadah ramah lingkungan.

Misalnya, kertas dan daun pisang untuk bungkus makanan dan wadah, serta gelas kaca untuk penjual minuman.

"Kegiatan ini kita gelar tanpa ada sampah plastik usai acara," katanya.

Sementara iutu, Ketua RT 12/04 Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, Topas Juanda menambahkan dalam festival ini, berbagai kegiatan digelar seperti, permainan anak-anak melalui edukasi ramah lingkungan, melukis tas belanja dari kain dengan cat warna, permainan lempar bola, ular tangga, dan tembak gambar yang semuanya dibuat dari bahan daur ulang.

Kemudian para pemenang lomba atau permainan berhak mendapatkan hadiah berupa mainan anak-anak, mulai dari boneka hingga tas sekolah yang terbuat dari bahan daur ulang.

Dalam kegiatan ini disajikan pula aneka kuliner makanan hasil olahan warga dengan harga terjangkau. Warga bisa mendapatkannya aneka kuliner tersebut dengan cara penukaran kupon.

Tidak hanya itu, sore ini anak-anak dan warga juga akan dihibur pentas seni dan budaya karya anak-anak kampung Akuarium serta penampilan musik akustik dan mendongeng.

"Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berlangsung setiap tahunnya dan bisa menjadi wisata edukasi yang ramah lingkungan," tandasnya. 

TOP