Dinas KPKP DKI Gelar Peringatan Hari Rabies Sedunia

Reporter : TP Moan Simanjuntak | Editor : F. Ekodhanto Purba | Selasa, 15 Oktober 2019 13:10 WIB | Dibaca 852 kali
Dinas KPKP DKI Gelar Peringatan Hari Rabies Sedunia (Foto : TP Moan Simanjuntak / Beritajakarta.id)

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah membuka kegiatan peringatan Hari Rabies Sedunia yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta di halaman Gedung Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat.

"apresiasi terhadap seluruh pihak yang selama ini membantu dan bekerja sama dengan pemerintah dalam penanggulangan rabies di DKI Jakarta, "

"Melalui kegiatan ini dan kegiatan vaksinasi secara rutin serta langkah-langkah penanggulangan rabies lainnya diharapkan Jakarta tetap menjadi kota yang terbebas dari rabies," ujar Saefullah, di Balai Kota, Selasa (15/10).

Dalam kesempatan itu, ia juga mengimbau agar masyarakat yang memiliki hewan peliharaan, baik kucing, anjing, kera dan musang harus rutin melakukan vaksinasi hewannya ke dokter hewan atau Dinas KPKP DKI Jakarta.

"Saya juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap seluruh pihak yang selama ini membantu dan bekerja sama dengan pemerintah dalam penanggulangan rabies di DKI Jakarta," jelasnya.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni menuturkan, peringatan Hari Rabies Sedunia ini terlaksana atas kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dengan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) yang senantiasa bersama Pemprov melakukan vaksinasi dan sterilisasi.

"Selain itu, Dinas KPKP dan PDHI juga kerap melakukan sosialisasi dan edukasi pada pelajar, pecinta hewan dan warga pada umumnya," tuturnya.

Ia menambahkan, untuk mempertahankan Jakarta sebagai kota yang bebas rabies sejak 2004, pihaknya setiap tahun memvaksin dan melakukan sterilisasi sebanyak 35.000 hewan. Untuk bulan ini dari tanggal 1-9 Oktober pihaknya sudah memvaksin sebanyak 2.283 dan sterilisasi pada kucing sebanyak 1.503.

"Ke depan kami juga akan lebih meningkatkan pengawasan pada hewan yang masuk dari daerah tetangga yang memang belum bebas rabies," tandasnya.

TOP