Dinas KPKP Panen Sayuran dan Buah dari Lahan OPAL

Reporter : Aldi Geri Lumban Tobing | Editor : Toni Riyanto | Jumat, 11 Oktober 2019 13:20 WIB | Dibaca 933 kali
Dinas KPKP Panen Sayuran dan Buah dari Lahan OPAL (Foto : Aldi Geri Lumban Tobing / Beritajakarta.id)

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta kembali memanen beragam sayuran dan buah dari lahan Obor Pangan Lestari (OPAL) di Kantor Dinas KPKP DKI Jakarta, Jalan Gunung Sahari Raya, Jakarta Pusat.

" Sayuran dan buah segar ini sangat baik untuk dikonsumsi,"

Pantauan beritajakarta.id, jenis tanaman yang dipanen seperti, tomat, bayam hijau, bayam merah, kangkung, pakcoy, dan pagoda. Adapun hasil panen sayuran dengan berat 40 kilogram dan untuk buah tomat sebanyak 15 kilogram.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, OPAL memanfaatkan lahan perkantoran untuk penyediaan sumber pangan dan gizi sehingga pegawai bisa menikmati sayuran-sayuran dan buah segar yang bagus dan organik.

"Sayuran dan buah segar ini sangat baik untuk dikonsumsi karena memberikan dampak baik unutk kesehatan," ujarnya, Jumat (11/10).

Darjamuni menjelaskan, sesuai Undang Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan pada Pasal 60 mengamanatkan, pemerintah dan pemerintah daerah berkewajiban mewujudkan penganekaragaman konsumsi pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sesuai dengan potensi maupun kearifan lokal guna mewujudkan hidup sehat, aktif, serta produktif.

OPAL dilaksanakan mulai dari pemanfaatan lahan di sekitar area kantor pemerintah tingkat provinsi hingga kota dan kabupaten yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pertanian maupun pangan dengan membudidayakan berbagai jenis tanaman pangan, hortikultura dan tanaman obat keluarga sebagai sumber karbohidrat, protein, vitamin maupun mineral.

"OPAL ini sebagai sarana percontohan bagi masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan. Keterbatasan lahan itu bisa disikapi dengan inovasi untuk mengembangkan pertanian perkotaan," ungkapnya.

Ia menambahkan, gerakan pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga akan terus disosialisasikan kepada masyarakat luas supaya bisa direaplikasi.

"Kami terus menyosialisasikan dan mengedukasi mengenai OPAL untuk penganekaragaman konsumsi pangan dalam rangka pemenuhan gizi kepada masyarakat," tandasnya.

TOP