Jaja Mujahidin, Tukang Es Buah yang Sukses Geluti Bisnis Olahan Rumput Laut

Selasa, 01 Oktober 2019 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 4096

Mimpi Jaja dan Budidaya Rumput Laut di Kepulauan Seribu

(Foto: Folmer)

Ide dan kreativitas dipadu dengan tekad kuat dalam berusaha, kerap membuahkan hasil memuaskan. Setidaknya, alur hidup inilah yang pernah dilakoni Jaja Mujahidin. Pria berusia 46 tahun ini, sekarang telah menikmati manisnya berbisnis olahan rumput laut.

Alhamdulilah, produk makanan olahan dari rumput laut tanpa bahan pengawet yang saya jalankan semakin berkembang,

Pelaku usaha binaan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta ini, sudah 15 tahun lebih menggeluti usaha pengolahan rumput laut yang dikemas menjadi produk makanan jeli, kopi dan pupuk.

Kepada beritajakarta.id, Jaja menuturkan, sebelumnya dia pernah bekerja sebagai sopir pada salah satu perusahaan swasta di bilangan Kembangan, Jakarta Barat. Sambil bekerja, Jaja juga membuka usaha sampingan menjual es buah dengan campuran rumput laut.

“Pag hari, sebelum berangkat kerja, saya pergi ke pasar beli keperluan es. Lalu saya olah. Saudara saya yang bantu penjualan, saya kerja," kenang Jaja.

Seiring perjalanan waktu, usaha penjualan es buahnya pun makin berkembang. Dari awalnya hanya satu gerobak, dalam kurun waktu sekitar enam bulan, dia sudah punya lima gerobak es buah.

Pengembangan usaha ini berimbas pada peningkatan permintaan rumput laut. Instituisi bisnis Jaja mulai terasa, dia pun mencoba memasok sendiri rumput lautnya. Selain untuk keperluan dagangannya, rumput laut yang didapat Jaja ia pasarkan lagi ke pedagang es lainnya.

Melihat potensi bisnis ini, akhirnya Jaja memilih keluar dari pekerjaan sebagai sopir. Dengan uang pesangon yang diterima, Jaja pun nekat terjun langsung menggeluti bisnis rumput laut.

Pelan tapi pasti, bisnis es buah dan penjualan rumput laut Jaja pun semakin meningkat. Relasi semakin meluas pesat. Saat ini, omzet produksinya sudah mencapai 100 ton per bulan.

"Alhamdulilah, produk makanan olahan dari rumput laut tanpa bahan pengawet yang saya jalankan semakin berkembang. Konsumen yang membeli sangat besar dan saya berinovasi mengembangkan dengan membuat kopi dan pupuk tanaman," ujar Jaja, Selasa (1/10). 

Pada April 2019, Dinas KPKP DKI Jakarta dan PGO mengajak Jaja untuk menggelar program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) budidaya rumput laut bagi warga Kabupaten Kepulauan Seribu.

"Alhamdulilah, pembinaan dan pelatihan budidaya rumpu laut disambut antusias warga yang tinggal di sejumlah Pulau. Sekitar 1.000 warga telah ikut program PKT budidaya rumput laut dan hasil panen saat ini mencapai 20 ton per bulan dari target hingga akhir 2019 sekitar 100 ton per bulan," katanya.

Jaja berharap, pada 2020 mendatang terbentuk koperasi sebagai wadah bagi petani budidaya rumput laut di Kepulauan Seribu untuk mendapatkan bibit dan memasarkan produknya.

"Saya juga berharap adanya pengaturan lalu lintas transportasi  masuk ke sejumlah pulau sehingga areal budidaya rumput laut milik warga tidak rusak akibat terjangan ombak kapal atau perahu," tandasnya.  

BERITA TERKAIT
 Dinas KPKP Gelar Pangan Murah di Halaman Kantor

Yuk Belanja Pangan Murah di Kantor Dinas KPKP

Selasa, 01 Oktober 2019 3858

 Pulau Panggang Kembangkan Budidaya Rumput Laut

Menggairahkan Kembali Budi Daya Rumput Laut di Pulau Panggang

Jumat, 19 Juli 2019 3878

BERITA POPULER
895 Guru PPPK Jakut dan Kepulauan Seribu Perpanjang Kontrak Kerja

Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 1273

PMI Jaksel CFD HI tiyo

Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

Minggu, 27 September 2026 1316

Hbkb rasuna said bilal

Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

Kamis, 24 September 2026 1286

Dany ramdany

Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

Kamis, 24 September 2026 1133

Penataan Kawasan Unggulan Ciracas nur

Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

Jumat, 25 September 2026 1010

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks