Yuk Kunjungi Gelar Produk IKM Kreatif di Balai Kota

Reporter : Aldi Geri Lumban Tobing | Editor : Toni Riyanto | Senin, 23 September 2019 11:52 WIB | Dibaca 303 kali
Yuk Kunjungi Gelar Produk IKM Kreatif di Balai Kota (Foto : Aldi Geri Lumban Tobing / Beritajakarta.id)

Dinas Perindustrian dan Energi (PE) DKI Jakarta kembali menyelenggarakan Gelar Produk IKM Kreatif Tahun 2019 di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat. Kegiatan ini berlangsung mulai 23-26 September 2019.

" Ini bentuk dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupa penyediaan bantuan fasilitas promosi produk IKM, mekanisme pemasaran, termasuk pengembangan jaringan"

Gelar Produk IKM Kreatif Tahun 2019 kali ini diikuti sebanyak 40 industri kecil dan menengah (IKM) dengan produk kuliner, delapan IKM di bidang fesyen, 13 IKM kerajinan, serta tiga IKM yang memproduksi sabun.

Seluruh IKM yang terlibat merupakan binaan dari Dinas PE, Dekranasda Provinsi DKI Jakarta, serta masyarakat peserta program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) di tingkat Kecamatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PE DKI Jakarta, Ricki Marojahan Mulia mengatakan, Gelar Produk IKM Tahun 2019 ini merupakan kesempatan dan peluang yang baik bagi para pelaku IKM untuk memperkenalkan, meningkatkan, serta mengembangkan produk kreatif baru mereka agar memiliki daya saing tinggi.

"Ini bentuk dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupa penyediaan bantuan fasilitas promosi produk IKM, mekanisme pemasaran, termasuk pengembangan jaringan," ujarnya, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (23/9).

Menurutnya, kegiatan ini harus menjadi momentum untuk mendorong target perluasan pemasaran antara lain dengan melakukan terobosan yang inovatif bagi para produsen produk-produk kreatif IKM, serta mampu memanfaatkan berbagai akses fasilitas pemasaran baik secara offline maupun online yang didukung berbagai sarana e-Commerce.

"Kami berharap, Gelar Produk IKM ini mampu menarik minat generasi muda untuk berkreativitas dan terus melakukan inovasi," terangnya.

Ia menambahkan, melalui akses pemasaran yang semakin luas, pelaku IKM memiliki peluang untuk semakin meningkatkan pendapatan dan mengembangkan usahanya.

"Kalau usahanya semakin berkembang, tentu tuntutan produksi semakin tinggi dan bisa semakin banyak menyerap tenaga kerja. Tidak hanya itu, perekonomian akan semakin bergerak dan citra positif Jakarta semakin meningkat," tandasnya.

TOP