Festival Kopi Nusantara di Kota Tua Dipadati Pengunjung

Rabu, 18 September 2019 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 3624

Festival Kopi Nusantara di Kota Tua Ramai Pengunjung

(Foto: Folmer)

Festival Kopi Nusantara yang digelar di Taman Fatahillah, kawasan Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu (18/9) malam, dipadati pengunjung dari dalam dan luar negeri. 

Terima kasih atas dukungan Pemprov DKI Jakarta sehingga malam hari bisa menikmati indahnya Kota Tua sambil menikmati beraneka citra rasa kopi nusantara,

Untuk masuk ke dalam areal kegiatan pengunjung cukup mengisi lembar biodata di meja registrasi, tanpa dikenakan biaya alias gratis. 

Puluhan stan UKM binaan Bank Indonesia dari 25 provinsi , menyajikan berbagai jenis biji kopi, mulai dari Arabika, Robusta hingga kopi luwak. 

Kepala Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta, Hamid Ponco Wibowo mengatakan, Festival Kopi Nusantara ini merupakan bentuk sinergi antara BI dan Pemprov DKI Jakarta dalam hal pengembangan ekonomi, khususnya melalui sektor pariwisata yang dipandang memiliki potensi untuk terus dikembangkan. 

"Terima kasih atas dukungan Pemprov DKI Jakarta sehingga malam hari bisa menikmati indahnya Kota Tua sambil menikmati beraneka citra rasa kopi nusantara," ujar Hamid. 

Ia mengungkapkan, festival kopi Nusantara digelar untuk mengisi agenda pariwisata di kawasan Kota Tua yang disajikan secara unik dan rapi mulai 18 hingga 19 September, sehingga mampu menarik perhatian wisatawan. 

"Festival ini menjadi penghubung antara petani kopi binaan perwakilan BI dari 25 daerah yang memiliki akses pasar dengan pembeli di Ibukota untuk memperluas pemasaran," ungkapnya. 

Deputi Gubernur DKI Bidang Pariwisata dan Kebudayaan, Dadang Solihin menambahkan, pihaknya menyambut baik kegiatan yang ditujukan untuk mendukung pengembangan wisata Kota Tua dan pemasaran produk serta memperluas akses pasar kopi Nusantara. 

"Jumlah penduduk DKI Jakarta sekitar 10,3 jiwa yang memiliki pasar potensial untuk kegiatan bisnis, festival dan bazar. Indonesia merupakan negara keempat terbesar dunia dalam produksi kopi," paparnya. 

Ia menegaskan, pihaknya optimistis pertumbuhan ekonomi di Ibukota bisa mencapai angka enam persen di atas angka pertumbuhan ekonomi nasional. 

"Kami berharap kegiatan ini bisa bersinergi dengan program pengembangan kewirausahaan terpadu (PKT) sehingga muncul wirausaha baru mandiri seperti meracik kopi dan bisnis kedai kopi di Ibukota," tandasnya. 

BERITA TERKAIT
Pemprov DKI Gelar Festival Kopi Nusantara Pada 18-19 September Esok

Yuk ke Festival Kopi Nusantara di Kota Tua

Selasa, 17 September 2019 2806

Sudin LH Jakbar Rutinkan Bersih-bersih di Kawasan Kota Tua

Sudin LH Jakbar Rutinkan Bersih-bersih di Kawasan Kota Tua

Senin, 02 September 2019 1799

BERITA POPULER
IMG 20260214 113057

Petugas Gabungan di Matraman Razia Miras Jelang Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 870

Transjakarta 1e blok m pondok labu jati2

Transjakarta Berduka, Dukung Proses Penyelidikan Kecelakaan di Pondok Labu

Jumat, 13 Februari 2026 993

TPU jaktim dibersihkan nur

34 TPU di Jaktim Ditata Jelang Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 606

Wagub Panen Raya Cianjur otoy

Wagub Hadiri Panen Raya di Cianjur

Kamis, 12 Februari 2026 987

Gubernur pramono sertifikat aset rezap

Pemprov DKI Terima 3.922 Sertifikat Aset Senilai Rp102 T

Jumat, 13 Februari 2026 711

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks