Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, pada pekan ini akan memasang alat pengukur udara di empat lokasi di wilayah Kecamatan Cilincing. Pemasangan alat bertujuan memastikan kualitas udara di daerah sekitar lapak pembakaran arang batok dan peleburan alumunium.
Mudah-mudahan bisa segera terealisasi. Prosesnya paling lambat pekan ini
Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Utara, Slamet Riyadi menjelaskan, hari ini pihaknya akan mengkoordinasikan pemasangan alat pengukur parameter Nitrogen Dioksida (NO2) ke Dinas LH.
"Mudah-mudahan bisa segera terealisasi. Prosesnya paling lambat pekan ini," ujarnya, Senin (16/9).
Dijelaskan Slamet, ke empat lokasi pemasangan alat pengukur udara yakni SDN Cilincing 07 Pagi, area sawah SDN Cilincing 07 Pagi, area Taman Pemakaman Umum (TPU) Semper, dan akses jalan menuju TPU Semper. Dipastikan alat tersebut akan memantau baku mutu kualitas udara di kawasan tersebut.
Wali Kota Jakarta Utara, Sigit Widjatmoko mengatakan, pemasangan alat akan memastikan kualitas udara di kawasan tersebut. Karenanya, parameter dari alat pengukur akan menjadi dasar pengambilan kebijakan sesuai aturan yang berlaku.
Tak hanya memikirkan sanksi, Sigit menginginkan adanya perubahan cara pengolahan pembakaran batok kelapa dan peleburan alumunium dari tradisional ke teknologi.
Menurutnya, kedua lapak tersebut memiliki peranan dalam pengolahan limbah sampah menjadi produk yang dibutuhkan masyarakat.
"Kami akan pantau dan beri pelatihan karena dua usaha ini merupakan usaha olahan limbah. Tapi tetap tidak ada toleransi penurunan baku mutu lingkungan," tandasnya.
BERITA TERKAIT
Dinas LH Bakal Tambah Alat Pemantau Kualitas Udara
Selasa, 20 Agustus 2019
3206
Pemprov DKI akan Tambah Alat Ukur Pencemaran Udara
Jumat, 12 Juli 2019
3797
BERITA POPULER
Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte
Jumat, 02 Oktober 2026
3291
4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman
Jumat, 02 Oktober 2026
2914
Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal
Selasa, 06 Oktober 2026
1319
Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah
Kamis, 01 Oktober 2026
1683
Camat Kebayoran Lama Pimpin Mediasi Persoalan Warga Pondok Pinang