125 Warga Ikuti Pembinaan Urban Farming Sistem Kultur Jaringan

Reporter : Maulana Khamal Macharani | Editor : Toni Riyanto | Kamis, 12 September 2019 21:51 WIB | Dibaca 397 kali
125 Warga Ikuti Pembinaan Urban Farming Sistem Kultur Jaringan (Foto : Maulana Khamal Macharani / Beritajakarta.id)

Perwakilan warga dari lima wilayah kota dan Kabupaten Kepulauan Seribu yang berjumlah 125 orang mengikuti pembinaan pertanian perkotaan (urban farming) sistem kultur jaringan di Kebun Bibit Lebak Bulus, Jalan Pertanian Raya, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.

" Peningkatan penghijauan di 120 lokasi"

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan, pembinaan diadakan sebagai bentuk implementasi dari Instruksi Gubernur Nomor 14 Tahun 2018 tentang Pertanian Perkotaan. 

"Pelatihan ini dalam rangka peningkatan penghijauan di 120 lokasi yang ada di Jakarta," ujar Eli yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pertanian Dinas KPKP, Kamis (12/9).

Dijelaskannya, para peserta yang merupakan perwakilan dari sekolah, pengiat pertanian perkotaan, dan warga diberikan materi sistem pembibitan dan penyemaian tanaman hortikultura seperti, pisang dan anggrek. 

"Peserta juga diedukasi cara perawatan pengendalian hama untuk jenis tanaman hortikultura. Selain itu, masing-masing peserta diberikan souvenir bibit pisang dan anggrek hasil kultur jaringan," terangnya. 

Melalui pembinaan ini, Suharini berharap penghijauan di Runag Terbuka Hijau (RTH) bisa terus meningkat di beberapa lokasi yang sudah menjadi target sasaran pertanian perkotaan antara lain, di sekolah, lahan tidur, dan pekarangan yang hasilnya bisa dirasakan oleh warga setempat. 

"Setelah diberikan pembinaan seperti ini diharapkan warga bisa merawat, mengelola dan mempunyai rasa memiliki yang lebih kuat. Kemudian, warga diharapkan bisa mengaplikasikan praktek kultur jaringan ini untuk kebutuhan penggandaan bibit,"  ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang peserta perwakilan dari SD Negeri 17 Kemanggisan Jakarta Barat,  Komariah menuturkan, pihaknya sudah siap menerapkan pertanian perkotaan dengan sistem kultur jaringan tanaman anggrek untuk menghijaukan lingkungan sekolah. 

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur, sebentar lagi saya akan praktikan materi yang diberikan hari ini. Kami memilih tanaman anggrek untuk menabmbah estetika di lingkungan sekolah," tandasnya. 

TOP