Pasien ODGJ Antusias Ikuti Lomba di Puskesmas Mampang Prapatan

Reporter : Maulana Khamal Macharani | Editor : Toni Riyanto | Kamis, 05 September 2019 19:06 WIB | Dibaca 1038 kali
Pasien ODGJ Antusias Ikuti Lomba di Puskesmas Mampang Prapatan (Foto : Reza Hapiz / Beritajakarta.id)

Puluhan pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dengan tingkat kesembuhan 90 persen antusias mengikuti beraneka lomba di Puskesmas Kecamatan Mampang Prapatan.

" Ada 30 ODGJ yang mengikuti aneka lomba"

Pantauan beritajakarta.id, sejumlah lomba yang digelar yakni, makan kerupuk, bernyanyi, dan joget.

Kepala Puskesmas Kecamatan Mampang Prapatan, Melvin Sijabat mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program Warung Abah Sehat yang merupakan akronim dari Wajah Murung Aku Berubah Jadi Segar dan Hangat, yang dikhususkan untuk pasien ODGJ. 

"Ada 30 ODGJ yang mengikuti aneka lomba itu. Ini merupakan bagian dari program kerja dan terapi kita dalam mengembalikan rasa percaya diri pasien ODGJ agar lebih mandiri," ujarnya, di Puskesmas Kecanatan Prapatan, Jalan Bank V, Kelurahan Pela Mampang, Mamapang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (5/9).

Melvin menjelaskan, melalui program kerja tersebut pihaknya juga membentuk jaringan lintas sektor terkait penanganan bersama penderita ODGJ di wilayah Kecamatan Mampang Prapatan melalui pembentukan kader yang bekerja secara sukarela dalam melakukan pelaporan dan penjaringan pasien ODGJ di wilayah setempat.

"Kami juga mengajak pasien berkumpul sebulan sekali melalui aktivitas kelompok ODGJ agar menjadi lebih mandiri, seperti melalui perlombaan pada hari ini," terangnya. 

Sementara itu, Pelaksana Program Kesehatan Jiwa Puskesmas Kecamatan Mampang Prapatan, Febri Ekawati menambahkan, saat ini ada sekitar 188 penderita ODGJ di Kecamatan Mampang Prapatan yang berhasil terdata dan dilakukan penanganan.

"Bagi pasien dengan kategori membahayakan kita berikan rujukan ke rumah sakit. Kami juga melakukan peningkatan edukasi dan informasi kepada masyarakat untuk membalik stigma negatif tentang ODGJ yang tidak bisa diterima di masyarakat luas," tandasnya. 

TOP