Kelas Industri di Tiga SMKN Resmi Diluncurkan

Reporter : Budhi Firmansyah Surapati | Editor : Budhy Tristanto | Rabu, 07 Agustus 2019 14:41 WIB | Dibaca 4325 kali
Kelas Industri di Tiga SMKN Resmi Diluncurkan (Foto : Budhi Firmansyah Surapati / Beritajakarta.id)

Kelas industri pada tiga sekolah menengah kejuruan negeri (SMKN) di Jakarta hasil kerja sama dengan PT Komatsu Indonesia, resmi diluncurkan, Rabu (7/8).

"Program link and match ini ujungnya bisa mengurangi pengangguran, "

Ketiga sekolah tersebut yakni SMKN 4 Jakarta, Jl Rorotan VI No 1, Cilincing; SMKN 36 Jakarta, Jl Baru Kosambi III Cilincing dan SMKN 35 Jakarta, Jl Kerajinan Kebin Sayur No 42, Krukut, Taman Sari.

Direktur Utama PT Komatsu Indonesia, Pratjojo Dewo mengatakan, kelas industri merupakan upaya menyelaraskan dan mendekatkan kebutuhan dunia industri dengan dunia pendidikan. Keberadaan dunia industri membutuhkan sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu penunjang.

"Hasil analisa kami ada gap besar karakter. Karena itu, tahap awal kami tekankan kurikulum budaya kerja," ujarnya.

Dilanjutkan Dewo, setelah penanaman budaya kerja selanjutnya siswa dibekali keahlian dasar. Kurikulum pengecoran, perakitan dan las di tiap sekolah akan disesuaikan dengan kekhususan masing-masing.

Selain membuka kelas industri di sekolah, PT Komatsu juga memberikan program magang bagi siswa dan guru. Siswa yang dinilai layak selanjutnya bisa langsung direkrut sesuai aturan yang berlaku di perusahaan.

"Bagi yang tidak diterima pun diberikan sertifikat. Sehingga nantinya bisa untuk wirausaha atau ke perusahaan lain," tegasnya.

Kepala Seksi Perserta Didik dan Pembangunan Karakter Bidang SMK Dinas Pendidikan DKI, Waluyo Hadi mengatakan, kerja sama ini sejalan dengan keinginan Dinas Pendidikan agar seluruh SMK di Jakarta bermitra dengan dunia industri.

Dijelaskan Waluyo, dukungan industri tersebut juga dapat meringankan sekolah memenuhi kebutuhan peralatan tanpa harus mengeluarkan anggaran. Kemudian, pelatihan bagi guru pun akan mentransfer ilmu pengetahuan sehingga para guru memiliki tambahan pengalaman dan pengetahuan.

"Program link and match ini ujungnya bisa mengurangi pengangguran. Ke depan kami berharap setidaknya tujuh sekolah lagi bisa dibina PT Komatsu," tandasnya.

TOP