Perairan Kepulauan Seribu Mulai Bersih dari Tumpahan Minyak

Reporter : Mustaqim Amna | Editor : Toni Riyanto | Minggu, 04 Agustus 2019 19:47 WIB | Dibaca 489 kali
Perairan Kepulauan Seribu Mulai Bersih dari Tumpahan Minyak (Foto : Mustaqim Amna / Beritajakarta.id)

Kerja keras jajaran di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, khususnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu bersama pihak Pertamina untuk membersihkan cairan tumpuhan minyak sudah membuahkan hasil.

"Sudah tertangani dengan baik, "

Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad mengatakan, berkat penanganan bersama yang dilakukan di perairan tujuh pulau yang terkena tumpahan minyak yakni, Pulau Untung Jawa, Pulau Bidadari, Pulau Ayer, Pulau Rambut, Pulau Bokor, Pulau Damar, dan Pulau Lancang, sudah mulai bersih.

"Hari ini saya melakukan pemantauan langsung di lapangan. Termasuk di Pulau Ayer sudah tertangani dengan baik," ujarnya, Minggu (4/8).

Ia menambahkan, kondisi perairan di Kepulauan Seribu juga masih kondusif untuk aktivitas kapal maupun transportasi laut usai terjadinya gempa pada Jumat (2/8).

"Kami berterima kasih adanya informasi cepat dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta pemberitaan media sehingga tidak ada kekhawatiran bagi para wisatawan maupun pelaku usaha pariwisata," terangnya.

Menurutnya, berdasarkan pemantauan di lapangan, pada hari ini wisatawan yang datang ke Pulau Untung Jawa juga cukup banyak, tidak jauh berbeda dengan saat biasanya di akhir pekan.

"Kami sangat bersyukur, tadi saya bersama jajaran lurah dan camat setempat melakukan pengecekan di Pulau Untung Jawa," ucapnya.

Ia berharap, sektor pariwisata sebagai andalan di Kepulauan Seribu bisa terus berkembang dan semakin memberikan dampak positif untuk peningkatan perekonomian atau kesejahteraan warga.

"Semoga ke depan pariwisata di Kepulauan Seribu semakin maju. Kami akan terus berinovasi dan menghadirkan terobosan baru, serta berharap peran atau kontribusi dari warga itu sendiri, terutama dengan ikut menjaga kebersihan," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama PT Pertamina (Persero) dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melakukan pertemuan untuk membahas peristiwa tumpahan minyak (oil spill) di anjungan YYA-1 Blok Offshore North West Java (ONWJ) di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (2/8).

Hadir dalam pertemuan tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan; Direktur Hulu Pertamina, Dharmawan Samsu; VP. Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman; dan Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagut, Rudy Fajar.

TOP