FKDM Dituntut Mampu Deteksi Potensi Ancaman Keamanan

Reporter : Folmer | Editor : Erikyanri Maulana | Senin, 22 Desember 2014 14:35 WIB | Dibaca 18195 kali
FKDM Dituntut Mampu Deteksi Potensi Ancaman Keamanan (Foto : / Beritajakarta.id)

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat mengukuhkan sebanyak 30 anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta periode 2014-2019 di Balai Agung, Senin (22/12).

"FKDM juga harus mampu memberikan rekomendasi sebagai bahan pertimbangan bagi Gubernur DKI mengenai kebijakan yang berkaitan dengan kewaspadaan dini masyarakat "

Pengukuhan FKDM sesuai Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 2177 Tahun 2014 perihal Pengukuhan Keanggotaan Forum Kewaspadaan Dini masyarakat (FKDM) Tingkat Provinsi dan Tingkat Kota Admnistrasi\Kabupaten Administrasi Kep. Seribu Tahun 2014-2019 dan Kep. Gubernur No. 932 Tahun 2014 Perihal Panitia Rekruitmen Keanggotaan FKDM Tingkat Prov dan Tingkat Kota Adm\Kab Adm Kep. Seribu Periode Tahun 2014-2019.

"Bukan sekadar karena ada honor saja, tapi anggota FKDM harus mampu menimbulkan rasa peduli. Serta harus mampu menjadi mitra Pemprov DKI dalam upaya pencegahan ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan)," ujar Djarot usai melantik Anggota FKDM DKI Jakarta, Senin (22/12).

Djarot berharap, FKDM mampu menjaring, menampung dan mengkomunikasikan data dan informasi dari masyarakat mengenai potensi ancaman keamanan. Termasuk pula gejala atau peristiwa bencana dalam rangka upaya pencegahan dan penanggulangan secara dini di wilayah DKI Jakarta.

"FKDM juga harus mampu memberikan rekomendasi sebagai bahan pertimbangan bagi Gubernur DKI mengenai kebijakan yang berkaitan dengan kewaspadaan dini masyarakat," kata Djarot.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) DKI Jakarta, Fatahillah menuturkan, masa bakti anggota FKDM adalah lima tahun. Jumlah anggota di tingkat provinsi sebanyak 30 orang, tingkat kota dan kabupaten sebanyak 20 orang, tingkat kecamatan dan kelurahan masing-masing 15 dan 10 orang sesuai SK Walikota.

"FKDM periode ini beda dengan yang sebelumnya. Proses rekruitmennya pakai tes, karya tulis tentang kebijakan Pemprov DKI terkait Bakesbangpol Provinsi dan Kota/Kabupaten," ucap Fatahillah.

Kepala Bidang Kewaspadaan Bakesbangpol DKI Jakarta, Ahmad Sotar Harahap menambahkan, semua anggota FKDM diharapkan mampu juga menjadi sumber informasi di tengah masyarakat ibu kota.

"Beda dengan yang lalu, anggota FKDM masih main tunjuk saja. Kalau periode sekarang ketat, karena melalui tim seleksi yang ketat pula. Rencananya ke depan, tiga forum yakni FKDM, FKPT (Forum Komunikasi Pencegahan Teroris dan FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama), koordinasinya langsung di bawah Kominda (Komite Intelijen Daerah)," tambahnya.

Sementara itu, usai dikukuhkan, Anggota FKDM DKI Jakarta, langsung menggelar rapat internal untuk memilih ketua. Rico Sinaga akhirnya terpilih menjadi Ketua FKDM DKI periode 2014 -2019.

Dalam pemilihan tersebut, Rico bersaing ketat dengan tiga calon lainnya yakni Budi Siswanto, Munir dan  Aminullah. Rico yang juga Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta) memperoleh 17 suara dari 22 anggota yang hadir.

TOP