FKDM Dituntut Mampu Deteksi Potensi Ancaman Keamanan

Senin, 22 Desember 2014 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 22533

Djarot Minta Anggota FKDM Jadi Mata dan Telinga Pemprov DKI

(Foto: doc)

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat mengukuhkan sebanyak 30 anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta periode 2014-2019 di Balai Agung, Senin (22/12).

FKDM juga harus mampu memberikan rekomendasi sebagai bahan pertimbangan bagi Gubernur DKI mengenai kebijakan yang berkaitan dengan kewaspadaan dini masyarakat

Pengukuhan FKDM sesuai Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 2177 Tahun 2014 perihal Pengukuhan Keanggotaan Forum Kewaspadaan Dini masyarakat (FKDM) Tingkat Provinsi dan Tingkat Kota Admnistrasi\Kabupaten Administrasi Kep. Seribu Tahun 2014-2019 dan Kep. Gubernur No. 932 Tahun 2014 Perihal Panitia Rekruitmen Keanggotaan FKDM Tingkat Prov dan Tingkat Kota Adm\Kab Adm Kep. Seribu Periode Tahun 2014-2019.

"Bukan sekadar karena ada honor saja, tapi anggota FKDM harus mampu menimbulkan rasa peduli. Serta harus mampu menjadi mitra Pemprov DKI dalam upaya pencegahan ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan)," ujar Djarot usai melantik Anggota FKDM DKI Jakarta, Senin (22/12).

Djarot berharap, FKDM mampu menjaring, menampung dan mengkomunikasikan data dan informasi dari masyarakat mengenai potensi ancaman keamanan. Termasuk pula gejala atau peristiwa bencana dalam rangka upaya pencegahan dan penanggulangan secara dini di wilayah DKI Jakarta.

"FKDM juga harus mampu memberikan rekomendasi sebagai bahan pertimbangan bagi Gubernur DKI mengenai kebijakan yang berkaitan dengan kewaspadaan dini masyarakat," kata Djarot.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) DKI Jakarta, Fatahillah menuturkan, masa bakti anggota FKDM adalah lima tahun. Jumlah anggota di tingkat provinsi sebanyak 30 orang, tingkat kota dan kabupaten sebanyak 20 orang, tingkat kecamatan dan kelurahan masing-masing 15 dan 10 orang sesuai SK Walikota.

"FKDM periode ini beda dengan yang sebelumnya. Proses rekruitmennya pakai tes, karya tulis tentang kebijakan Pemprov DKI terkait Bakesbangpol Provinsi dan Kota/Kabupaten," ucap Fatahillah.

Kepala Bidang Kewaspadaan Bakesbangpol DKI Jakarta, Ahmad Sotar Harahap menambahkan, semua anggota FKDM diharapkan mampu juga menjadi sumber informasi di tengah masyarakat ibu kota.

"Beda dengan yang lalu, anggota FKDM masih main tunjuk saja. Kalau periode sekarang ketat, karena melalui tim seleksi yang ketat pula. Rencananya ke depan, tiga forum yakni FKDM, FKPT (Forum Komunikasi Pencegahan Teroris dan FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama), koordinasinya langsung di bawah Kominda (Komite Intelijen Daerah)," tambahnya.

Sementara itu, usai dikukuhkan, Anggota FKDM DKI Jakarta, langsung menggelar rapat internal untuk memilih ketua. Rico Sinaga akhirnya terpilih menjadi Ketua FKDM DKI periode 2014 -2019.

Dalam pemilihan tersebut, Rico bersaing ketat dengan tiga calon lainnya yakni Budi Siswanto, Munir dan  Aminullah. Rico yang juga Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta) memperoleh 17 suara dari 22 anggota yang hadir.

BERITA TERKAIT
Djarot: Ciliwung Bisa Jadi Potensi Wisata

Djarot: Ciliwung Bisa Jadi Potensi Wisata

Minggu, 21 Desember 2014 7768

djarot keliling balaikota

Djarot Tinjau Sejumlah Ruangan di Balaikota

Jumat, 19 Desember 2014 8306

wagub dki jakarta djarot s hidayat

Djarot Bakal Galakkan Kerja Bakti Setiap Jumat & Minggu

Jumat, 19 Desember 2014 7901

Djarot Ingin Normalisasi Ciliwung Rampung Tahun Depan

Djarot Ingin Normalisasi Ciliwung Rampung Tahun Depan

Minggu, 21 Desember 2014 8491

BERITA POPULER
Sudin Parekraf Jaktim gelar panggung hiburan sambil galang donasi di Velodrome

Warga Jaktim! Nyok Nikmati Hiburan Sambil Berdonasi di Velodrome

Senin, 29 Desember 2025 1984

Pengawasan Kembang Api di Malam Tahun Baru Libatkan Petugas Gabungan

Petugas Gabungan Pantau Penggunaan Kembang Api di Tempat Hiburan

Rabu, 31 Desember 2025 859

APBD 2026 Telah Disahkan, DKI Soroti 5 Isu Strategis

APBD 2026 Telah Disahkan, DKI Soroti Lima Isu Strategis

Sabtu, 27 Desember 2025 1748

Perayaan tahun baru tanpa kembang api di Jakarta tetap bermakna

Tanpa Kembang Api, Perayaan Tahun Baru di Jakarta Tetap Bermakna

Minggu, 28 Desember 2025 1169

Dirut PAM Jaya menjelaskan operasional IPA mobile kepada Gubernur DKI Jakarta

Pemprov DKI Kirim Armada Penyedia Air Bersih ke Lokasi Terdampak Bencana Sumatra

Rabu, 31 Desember 2025 567

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks