2.800 Lampion Meriahkan Jakarta Lantern Festival

Reporter : Folmer | Editor : Agustian Anas | Minggu, 07 Desember 2014 18:43 WIB | Dibaca 20149 kali
(Foto : / Beritajakarta.id)

Untuk meningkatkan daya tarik pariwisata dan budaya serta apresiasi terhadap perkembangan seni kreatif, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta akan menggelar Jakarta Lantern Festival (JLF), di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada 12 hingga 14 Desember 2014 mendatang.

" Jakạrta Lantern Festival yang baru pertama kali di Jakarta ini dibuka untuk umum mulai pukul 18.00-22.00 WIB. Pengunjung tidak dipungut biaya dan gratis"

Jakarta Lantern Festival akan menampilkan 2.800 lantern atau lampion yang terdiri dari 2.700 lampion gantung, 105 lampion dekorasi dengan berbagai karakter binatang, buah, dan lain-lain. Selain itu, juga ada 46 lampion raksasa dengan ukuran 4 meter x 12 meter dalam berbagai bentuk seperti naga, ondel-ondel, Taj Mahal, dan berbagai karakter lainnya, termasuk 12 bentuk Shio juga akan ditampilkan dalam event ini.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta, Arie Budhiman mengatakan, acara lantern fesitval juga digelar pada sejumlah kota besar di dunia.

”Ạda beberapa event Lantern Festival digelar di sejumlah kota besar dunia, seperti Seoul Lantern Festival, Yuan Xia Festival, Auckland Chinese Lantern Festival di Selandia Baru, Spring Lantern Festival di Hongkong, dan lain-lain,” kata Arie, saat dihubungi beritajakarta.com, Minggu (7/12).

Ia mengatakan, Jakarta sebagai ibu kota negara dan kota metropolitan ingin mensejajarkan posisi dengan sejumlah kota besar dunia.

”Untuk itu, Disparbud DKI perlu menciptakan event-event kreatif popular dengan tetap mengedepankan budaya lokal sebagai basic pengembangan seni kreativitas dalam karya lantern yang ditampilkan,” ujarnya.

Dia berharap, event ini dapat memacu kreativitas para seniman dan industri kreatif untuk mampu mengangkat kekuatan budaya yang beragam dalam karya dan memperkaya berbagai festival di Jakarta.

”Jakạrta Lantern Festival yang baru pertama kali di Jakarta ini dibuka untuk umum mulai pukul 18.00-22.00 WIB. Pengunjung tidak dipungut biaya dan gratis,” ungkapnya.