40 Pelanggar Perda Tibum Jalani Sidang Tipiring di Jaktim

Reporter : Nurito | Editor : Rio Sandiputra | Jumat, 07 Desember 2018 16:32 WIB | Dibaca 441 kali
(Foto : Nurito / Beritajakarta.id)

Sebanyak 40 pelanggar Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum (Tibum) menjalani sidang tindak pidana ringan (Tipiring), di kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (7/12). Mereka merupakan pedagang kaki lima (PKL) yang terjaring razia petugas dalam sebulan terakhir ini.

"Dengan adanya sidang Tipiring ini diharapkan ada efek jera dari mereka agar ke depan tak menyalahgunakan fasos fasum "

Kepala Seksi PPNS dan Penindakan Satpol PP Kota Jakarta Timur, Achmad Ruslan mengatakan, dari 40 pelanggar, hanya 30 saja yang hadir. Sisanya akan masuk dalam verstek dan berkasnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur.

"Dengan adanya sidang Tipiring ini diharapkan ada efek jera dari mereka agar ke depan tak menyalahgunakan fasos fasum," kata Ruslan.

Menurutnya, Tipiring ini juga sebagai ajang edukasi kepada masyarakat. Agar mereka lebih tertib lagi dan tak menyalahgunakan fasos fasum yang ada, seperti jalan, trotoar, halte, jembatan penyeberangan orang, taman dan sebagainya.

Sidang Tipiring ini dipimpin oleh Hakim Ketua Gede Ariawan dan Penitera Pengganti Nizar serta Jaksa Penuntut Umum Didi Koko. Dalam sidang itu, para pelanggar Perda Nomor 8 tahun 2007 ini dikenai sanksi denda rata-rata sebesar Rp 248 ribu ditambah biaya administrasi perkara sebesar Rp 2.000. Seluruh uang denda langsung disetorkan ke kas daerah.

Sementara, Waryono (48), salah seorang PKL yang ikut menjalani Tipiring ini mengaku jera berjualan di atas trotoar Jalan Utan Kayu Utara. "Saya kapok dan tidak akan berjualan di trotoar lagi," tandasnya.