3 SMK di Jakarta Berpartisipasi di Komatsu Technical Olympic 2018

Reporter : Budhi Firmansyah Surapati | Editor : Budhy Tristanto | Kamis, 06 Desember 2018 15:07 WIB | Dibaca 1322 kali
3 SMK di Jakarta Berpartisipasi di Komatsu Technical Olympic 2018 (Foto : Budhi Firmansyah Surapati / Beritajakarta.id)

Tiga SMKN di Jakarta, yakni SMKN 36, SMKN 4 dan SMKN 53, ikut berpartisipasi pada kegiatan The 7th All Komatsu Indonesia Technical Olympic 2018 di Takumi Training Centre, Kelurahan Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara. Ketiga sekolah berlomba bidang pengelasan dan perakitan yang dilaksanakan 5-6 Desember ini.

" Ini bagian dari peningkatan kualitas agar SDM kita bisa bersaing mengikuti perkembangan zaman"

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan,  kegiatan ini patut diapresiasi karena akan meningkatkan kulitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

"ini bagian dari peningkatan kualitas agar SDM kita bisa bersaing mengikuti perkembangan zaman," ujarnya, Kamis (6/12).

Dijelaskan Andri, sinergisitas pelatihan, pendidikan dan dunia usaha merupakan hal yang sangat penting. Dunia usaha menurutnya bisa memberikan masukan terhadap kurikulum agar output dari pendidikan sesuai dengan kebutuhan pasar.

"Yang mengerti pasar adalah dunia usaha. Sehingga kurikulum pendidikan mengikuti dan siswa yang sudah dilatih bisa langsung diterima pasar," ucapnya.

Direktur Utama PT Komatsu Indonesia, Pratjojo Dewo menjelaskan, kegiatan technical olympic merupakan agenda rutin tahunan pihaknya. Namun, baru pada tahun ini pihaknya melibatkan pihak suplier dan sekolah sebagai peserta.

"Ini bagian dari program kami link and match, pendidikan tepat guna masuk ke industri. Dari 35 sekolah yang berpartisipasi, tiga di antaranya dari Jakarta," katanya.

Menurut Dewo, dari 10 bidang keahlian produksi alat berat yang dilombakan, pihak sekolah berpartisipasi di dua bidang, yakni pengelasan dan perakitan. Lomba pengelasan diikuti oleh siswa dari 25 sekolah dan lomba perakitan diikuti guru dari 10 sekolah.

"Kita harap kegiatan ini meningkatkan kompetensi mereka," tandasnya.

TOP