540 Siswa SMA Ikuti Peningkatan Kompetensi Saka Taruna Bumi

Reporter : TP Moan Simanjuntak | Editor : Budhy Tristanto | Selasa, 30 Oktober 2018 15:05 WIB | Dibaca 1185 kali
540 Siswa SMA Ikuti Peningkatan Kompetensi Saka Taruna Bumi (Foto : TP Moan Simanjuntak / Beritajakarta.id)

Kegiatan Pembinaan Peningkatan Kompetensi Saka Taruna Bumi terus digencarkan Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta di lima wilayah kota dan Kabupaten Kepulauan Seribu. Hingga kini, tercatat sudah 540 siswa telah mengikuti kegiatan tersebut.

" Semoga apa yang telah kita lakukan bermanfaat bagi generasi muda melalui pendidikan non formal gerakan Pramuka Saka Taruna Bumi ini"

Kepala Seksi Pertanian Perkotaan Dinas KPKP DKI Jakarta, Taufik Yulianto mengatakan, kegiatan yang diikuti anggota pramuka tingkat SMA sederajat ini dimulai di Jakarta Utara, Jakarta Timur, Kepulauan Seribu, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan terakhir Jakarta Barat.

"Setiap lokasi diikuti 90 peserta. Bila ditotal, jumlahnya sudah 540 peserta yang telah mengikuti kegiatan ini," ujarnya, Selasa (30/10).

Dalam setiap kegiatan, sambung Taufik, para peserta tidak hanya dibekali materi atau ilmu tentang kepramukaan. Namun juga cara budidaya tanaman dan budidaya hewan ternak seperti kelinci dan ikan cupang.

"Semoga apa yang telah kita lakukan bermanfaat bagi generasi muda melalui pendidikan non formal gerakan Pramuka Saka Taruna Bumi ini," katanya.

Ia melanjutkan, pada 27 Oktober lalu, kegiatan tersebut di digelar di area Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat dan dihadiri 90 peserta dari 18 Sekolah Adiwiyata setingkat SMA. 

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat, Marsawitri Gumay menambahkan, materi yang diberikan kepada para peserta ini merupakan implementasi Krida Krida yang ada di Gerakan Pramuka Saka Taruna Bumi dengan ditambah dua materi kepramukaan.

Ia berharap, materi yang diberikan dalam kegiatan ini, bisa membuka wawasan dan informasi masing-masing peserta agar ke depannya dapat dipraktikan di kehidupan sehari-hari dengan ikut menanam pohon dan memanfaatkan ruang untuk penghijauan.

"Di akhir kegiatan 20 peserta akan dipilih untuk mengikuti pembinaan lanjutan di tingkat provinsi," tandasnya.

TOP