Tim Tanggap Ibukota Beri Trauma Healing Pengungsi di Palu

Senin, 15 Oktober 2018 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 3008

Tim Tanggap Ibu Kota Beri Trauma Healing Pengungsi di Palu

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Tim Tanggap Ibukota melakukan trauma healing terhadap puluhan anak pengungsi korban bencana Palu dengan menggelar lomba mewarnai di  Universitas Islam Al-Khairaat di kota setempat.

Diharapkan mereka bisa lebih dekat ke anak-anak

Sebelumnya, Komandan Satgas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Sunaryo yang tergabung juga dalam Tim Tanggap Ibukota

mendapat informasi dari warga Palun Nopi (60), mengenai adanya posko pengungsi di universitas tersebut.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti ke Komandan Satgas Bencana DKI, Salman Ansori. Setelah survei ke lokasi pengungsi, akhirnya pada pagi ini, Tim Tanggap Ibukota mengirimkan tim trauma healing yang terdiri dari Satpol PP, BPBD DKI Jakarta dan BAZIS DKI.

"Sebagian besar dari personel tim adalah wanita. Diharapkan mereka bisa lebih dekat ke anak-anak," ujar Nopi, Senin (15/10).

Nopi mengatakan, sebelum pensiun dirinya bekerja sebagai petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palu dan kebetulan kenal dengan beberapa personel Dinas  Gulkarmat DKI Jakarta.

"Maka itu, saat ada bencana saya langsung berkoordinasi," katanya.

Menurut Nopi, para pengungsi ini sebagian besar dari Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat yang tinggal tepat di samping Jembatan Kuning Kota Palu.

"Dan ternyata benar di lokasi pengungsian di universitas ini banyak anak-anaknya yang bisa dilibatkan. Mereka memilih lokasi ini, karena cukup tinggi dan jauh dari laut,” kata Nopi.

Wakil Rektor II Universitas Islam Al-Khairaat, Muhammad Yasin mengutarakan,  jumlah pengungsi yang ada di Universitas Al-Khairaat tercatat ada sebanyak 50-60 Kepala Keluarga (KK) atau lebih dari 100 orang.

"Di sisi lain, mulai hari ini pula kampus sudah berjalan seperti biasa. Sehingga, kami harus antisipasi jangan sampai ada gesekan antara mahasiswa dengan pengungsi, mengenai kebutuhan toilet, parkir, dan sebagainya,” tuturnya.

Ia menambahkan, selain kegiatan mewarnai, Tim Tanggap Ibukota juga menggelar permainan tepuk semangat dan memasang balok.

BERITA TERKAIT
Tim Tanggap Ibukota Sisir Kawasan Pergudangan Pantai Mamboro

Tim Tanggap Ibukota Sisir Kawasan Pergudangan Pantai Mamboro

Sabtu, 13 Oktober 2018 2992

Tim Tanggap Ibukota Bantu Evakuasi di RSU Anutapura Sulteng

Tim Tanggap Ibukota Bantu Evakuasi di RSU Anutapura Sulteng

Kamis, 04 Oktober 2018 2659

Ini Kebutuhan Prioritas Korban Gempa dan Tsunami di Sulteng

Ini Kebutuhan Prioritas Korban Gempa dan Tsunami di Sulteng

Selasa, 09 Oktober 2018 1891

BERITA POPULER
Sampah genangan kramatjati nur2

25 Ton Sampah Sisa Genangan di Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

Kamis, 26 Maret 2026 1952

Personel Gabungan Bersihkan Sampah Pasca Genangan di Ciracas

Personel Gabungan Kebut Pembersihan Sampah Pascagenangan di Ciracas

Rabu, 25 Maret 2026 1974

IMG 20260112 WA0040

Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 783

4.Rano Ajak 400 Anak Nonton Film Pelangi di Mars

Wagub Nonton Pelangi di Mars Bareng Anak Yatim-Piatu

Jumat, 27 Maret 2026 1310

P3k dki jakarta

Pramono Upayakan Tak Ada Pemberhentian Kerja PPPK

Minggu, 29 Maret 2026 1019

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks