Pemprov DKI Gelar Produk IKM Tahun 2018

Reporter : Aldi Geri Lumban Tobing | Editor : Toni Riyanto | Senin, 16 Juli 2018 14:58 WIB | Dibaca 582 kali
(Foto : Punto Likmiardi / Beritajakarta.id)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Gelar Produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) Tahun 2018, di Lantai Dasar, Blok G, Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat.

" Ke depan kita mau buka di tempat-tempat lain juga"

Gelar Produk IKM Tahun 2018 berlangsung mulai 16-19 Juli dengan mengangkat tema "Peningkatan Daya Saing IKM dan Industri Kreatif Dalam Rangka Menyongsong Industri 4.0". Kegiatan ini diikuti sebanyak 54 pelaku usaha IKM.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menuturkan, kegaitan ini bertujuan sebagai sarana promosi dan pemasaran produk pelaku usaha IKM di Jakarta.

"Seperti kita lihat dalam persepsi OK OCE, begitu kita beri kesempatan IKM maupun UKM ini tampil, mereka bisa tingkatkan penghasilannya, akses pasar meningkat, ekonomi bergerak, dan lapangan kerja tercipta," ujarnya, usai membuka Gelar Produk IKM Tahun 2018, Senin (16/7).

Sandi menginginkan, pameran serupa bisa diselenggarakan di pusat-pusat perbelanjaan. Sehingga, mereka bisa melakukan promosi dan memasarkan produknya secara lebih masif.

"Ke depan kita mau buka di tempat-tempat lain juga. IKM dan UKM dapat hadir dan menjadikan solusi bagi apa yang ditunggu-tunggu masyarakat yaitu, menggeliatnya usaha rakyat yang membuka lapangan kerja," terangnya.

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Energi (PE) DKI Jakarta, Yuli Hartono menambahkan, puluhan peserta yang ambil bagian dalam kegiataan tersebut merupakan IKM binaan Dinas PE. Mereka menjual produk kuliner, fesyen, hingga kerajinan.

"Kita bertekad melahirkan 200.000 wirausahawan baru lewat program prioritas OK OCE. Kita lakukan pelatihan, pengembangan ekosistem OK OCE, dan uji coba terjun ke pasar lewat pemasaran produk dan memperluas jejaring pasar," ungkapnya.

Yuli menjelaskan, mereka bisa mengikuti pameran ini setelah sebelumnya mendapatkan pembinaan di tingkat kecamatan dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi DKI Jakarta.

"Kegiatan ini menjadi uji coba bagi mereka untuk mengeksekusi ide-ide kreatif," tandasnya.