Anies Jadi Irup Peringatan HUT ke-491 Kota Jakarta

Reporter : Aldi Geri Lumban Tobing | Editor : Toni Riyanto | Jumat, 22 Juni 2018 11:39 WIB | Dibaca 1305 kali
(Foto : Reza Hapiz / Beritajakarta.id)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-491 Kota Jakarta di Lapangan eks IRTI Monas, Gambir, Jakarta Pusat.

" Kepada mereka yang sudah berkarya untuk Jakarta, izinkan kami berdoa menyampaikan terima kasih dan apresiasi"

Upacara ini turut diikuti oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi; Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno; Ketua TP PKK DKI Jakarta, Fery Farhati; Ketua Umum BKOW DKI Jakarta, Nur Asia Uno; serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

Pada kesempatan itu Anies mengatakan, tantangan ke depan adalah untuk menghadirkan keadilan, kebahagiaan, dan kemajuan bagi seluruh warga Jakarta. Hal ini sesuai dengan tema HUT ke-491 Kota Jakarta yakni "Adil, Maju dan Bahagia".

"Ketimpangan bisa kita selesaikan, kemiskinan bisa kita bereskan. Insya Allah kita bisa menjadi contoh sebagai kota yang warganya berkarya dan menghasilkan kesejahteraan untuk semua," ujar Anies, Jumat (22/6).

Anies berpesan, agar seluruh aparatur di Pemprov DKI Jakarta dapat lebih meningkatkan komitmennya dalam bekerja. Sehingga, seluruh jajaran dapat memberikan kesempatan bagi semua untuk berkarya, mendapatkan pekerjaan, dan memberikan kesempatan agar lebih sejahtera.

Menurutnya, Jakarta punya begitu banyak aktor yang memainkan peran. Dalam usia Jakarta yang sudah mencapai 491 tahun terdapat jutaan orang yang sudah berkarya di Jakarta.

"Kepada mereka yang sudah berkarya untuk Jakarta, izinkan kami berdoa menyampaikan terima kasih dan apresiasi. Ada budayawan, seniman, intelektual, pengusaha, birokrat, TNI, Polri, dan masih banyak lagi yang sudah berkontribusi untuk Jakarta," ungkapnya.

Sementara, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menambahkan, Anies dan dirinya berkomitmen untuk mengatasi beragam persoalan krusial di Jakarta seperti, kemiskinan, penganguran maupun kesenjangan sosial.

"Geliat ekonomi di Jakarta mulai menunjukkan hasil. Insya Allah ini akan menambah daya saing Jakarta untuk mewujudkan kemajuan kotanya dan kebahagiaan warganya," tandasnya.