PT PJA Diminta Berinovasi Fasilitasi Warga Kurang Mampu Berekreasi

Reporter : Aldi Geri Lumban Tobing | Editor : Toni Riyanto | Rabu, 08 November 2017 15:27 WIB | Dibaca 1471 kali
(Foto : Reza Hapiz / Beritajakarta.id)

Perseroan Terbatas Pembangunan Jaya Ancol (PT PJA) diminta untuk menyelaraskan program dengan visi dan misi Anies-Sandi yakni, maju kotanya dan bahagia warganya.

" Warga yang bahagia itu salah satunya bisa mendapatkan akses untuk rekreasi"

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan, PT PJA perlu melakukan inovasi dan terobosan untuk memfasilitasi warga kurang mampu yang ingin berwisata ke Ancol Taman Impian, Jakarta Utara.

"Warga yang bahagia itu salah satunya bisa mendapatkan akses untuk rekreasi," ujar Sandi, usai menerima paparan dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Cluster Tourism, PT PJA dan PT Jakarta Tourisindo (Jaktour) di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/11).

Menurutnya, PT PJA harus menyempurnakan kajiannya untuk memberikan akses kepada warga belum mampu melalui terobosan-terobosan yang perlu secara rinci mendetail outcome dan output-nya.

"Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) perlu mendapat prioritas kemudahan berekreasi agar wawasan mereka bisa bertambah dan menikmati Jakarta ini," terangnya.

Sementara, Dirut PT Pembangunan Jaya Ancol, Paul Tehusijarana menuturkan, pihaknya telah memberikan akses masuk gratis ke Ancol Taman Impian bagi pengguna Kartu Jakarta Pintar (KJP) satu hari setiap bulannya.

"Kita sudah mulai, tapi memang belum pakai card reader. Mereka tunjukan KJP dan bisa masuk gratis," jelasnya.

Ia menambahkan, terobosan yang dijajaki saat ini yakni bekerja sama dengan Dinas Sosial. Pasalnya, ada 7.000 anak binaan Dinas Sosial yang perlu mendapat akses rekreasi ke Ancol dan menikmati wahana secara gratis.

"Kami akan jadwalkan mungkin setiap bulan ada satu kali rombongan, seribu anak. Kami arahnya ke sana, kapan saja Dinas Sosial mau kita siap bicarakan," tandasnya.