Pedagang Hewan Kurban Dinilai Lebih Tertib

Reporter : Suriaman Panjaitan | Editor : Budhi Firmansyah Surapati | Senin, 12 September 2016 14:57 WIB | Dibaca 5027 kali
(Foto : Reza Hapiz / Beritajakarta.id)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menilai pedagang hewan kurban Idul Adha 1437 H,  lebih tertib dari tahun sebelumnya. Dari ribuan tempat penampungan yang tersebar di lima kota administrasi, hanya sedikit yang menjajakan hewan kurban di lahan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos).

" ‎Sudah cukup lumayan. Hanya beberapa yang masih mengunakan trotoar"

"‎Sudah cukup lumayan. Hanya beberapa yang masih mengunakan trotoar," kata Djarot di Gang Arab, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (12/9).

Menurut Djarot, sebelum ini ada dua lokasi yang kerap digunakan pedagang hewan kurban berjualan namun dilarang Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Yakni, di atas trotoar dan ruang terbuka hijau. 

"‎Tahun depan sudah tidak boleh menggunakan trotoar dan taman-taman kota. Ada beberapa lahan kosong, silahkan dibikin di situ ngomong sama pemilik lahan," tandasnya.

Djarot menambahkan, bila pedagang hewan kurban kesulitan dalam hal mencari lahan yang bisa digunakan sebagai tempat berjualan lantaran harga lahan sangat tinggi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersedia memfasilitasi para pedagang tersebut. Seperti halnya di Tanah Abang, pedagang di fasilitasi pemerintah di dua lokasi.

Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt. II Jakarta Indonesia.
Telp. +62 21 3822588, 3822488; Fax. +62 21 3822846; Email : redaksi(at)beritajakarta.com

Kunjungan Bulan Ini

2511675

Copyright © 2001 - 2018 Beritajakarta.id