Jajanan PKL Monas Mengandung Bahan Berbahaya

Rabu, 02 Juli 2014 Reporter: Andry Editor: Dunih 7679

 Produk jajanan berbahaya dan tidak layak konsumsi itu dijajakan para pedagang dengan jenis beraneka

(Foto: doc)

Hati-hati jika membeli makanan pada pedagang kaki lima (PKL) Monas. Sebab, selain belum terjamin kebersihannya, juga banyak di antara pedagang yang masih menggunakan bahan berbahaya seperti zat pewarna dan pemanis buatan. Bahkan, hasil sidak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan banyak jajanan makanan dan minuman di areal Monas yang mengandung bahan berbahaya tersebut.

Terakhir sidak di Monas, kita temukan beberapa produk makanan pedagang seperti mie basah, kerupuk, tahu, jajanan yang manis-manis mengandung bahan berbahaya



"Terakhir sidak di Monas, kita temukan beberapa produk makanan pedagang seperti mie basah, kerupuk, tahu, jajanan yang manis-manis mengandung bahan berbahaya," kata Dewi Prawitasari, Kepala Balai Besar BPOM DKI, Rabu (2/7).

Dewi menambahkan, produk makanan dan minuman berbahaya pedagang Monas itu ditemukan setelah melakukan pengujian secara acak di beberapa titik. Hasilnya, terdapat keseragaman produk tertentu yang memiliki kandungan zat berbahaya.

"Kita lakukan mulai dari sisi barat, timur, selatan Monas," ujarnya.

Menurut Dewi, walau berbeda penjual, produk makanan dan minuman yang dijual pedagang di area Monas seperti mie basah, ditemukan zat pewarna dan bahan berbahaya. Temuan tersebut juga sudah dipamerkan kepada masyarakat saat acara Pekan Rakyat Jakarta (PRJ) Monas lalu.

"Kebanyakan masyarakat itu kaget dan antusias, karena dari yang tadinya tidak tahu, menjadi tahu," bebernya.

Dewi menuturkan, sampai kini pihaknya terus mensosialisasikan ke masyarakat mengenai cara membedakan makanan berformalin dan yang memakai pemanis buatan. Sosialisasi itu disampaikan saat ada acara-acara besar seperti Monas Fair lalu.

"Kita biasanya buka stand dan kasih penjelasan soal ini menggunakan lisan dan leaflet," tuturnya.

Ia mengutarakan, hasil temuan ini akan disampaikan langsung ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. Pihaknya juga sekaligus mendorong agar pemerintah segera melakukan penindakan.

"Kita sendiri masih terus lakukan sampling. Nanti barulah Pemda yang menindak," tegasnya.

BERITA TERKAIT
Pekan Rakyat Jakarta Tak Lagi Digelar di Monas

Dianggap Gagal, PRJ Monas Dihentikan

Sabtu, 28 Juni 2014 23952

saefullah bersih bersih monas jum'at

Walikota Jakpus Bersihkan Sampah Monas

Jumat, 27 Juni 2014 5423

Begitu pun dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, yang kali ini

Provost dan Garnisum Akan Jaga Kawasan Monas

Rabu, 25 Juni 2014 5430

Juru Parkir

Dishub: Pria yang Dibakar di Monas Juru Parkir Liar

Rabu, 25 Juni 2014 6293

pkl monas

PKL Monas Akan Direlokasi ke Ruang Bawah Tanah

Selasa, 10 Juni 2014 12409

BERITA POPULER
Mikrotrans reza edit

Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

Jumat, 02 Oktober 2026 958

Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1622

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1222

Distribusi Benih Ikan Air Tawar anita

4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

Jumat, 02 Oktober 2026 852

Personel Gabungan Lakukan Pelebaran Jalan di Kelapa Dua Wetan

Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

Kamis, 01 Oktober 2026 1157

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks