PKL Monas Akan Direlokasi ke Ruang Bawah Tanah

Selasa, 10 Juni 2014 Reporter: Folmer Editor: Lopi Kasim 11993

pkl monas

(Foto: Yopie Oscar)

Pembangunan ruang bawah tanah di kawasan Monumen Nasional (Monas) segera direalisasikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Ruang bawah tanah tersebut nantinya juga akan digunakan sebagai tempat menampung pedagang kaki lima (PKL) yang terdaftar di kawasan Monas. Sebelum hal itu terealisasi, PKL di kawasan Monas masih diberikan toleransi.

Keseluruhan pedagang yang telah terdaftar akan direlokasi di ruang bawah tanah Monas

"Keseluruhan pedagang yang telah terdaftar akan direlokasi di ruang bawah tanah Monas," kata Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, saat membuka Pekan Rakyat Jakarta (PRJ) Monas, Jakarta Pusat, Selasa (10/6).

Dikatakan Basuki, Pemprov DKI Jakarta akan tetap membangun ruang bawah tanah di Monas. Sebab, ruang bawah tanah Monas memiliki banyak tujuan, antara lain memberikan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat serta menampung PKL.

"Desain ruang bawah tanah akan diselesaikan tahun ini dan segera dibangun mulai 2015," ujarnya.

Jika pembangunan ruang bawah tanah Monas rampung, lanjut Basuki, seluruh PKL akan direlokasi tanpa kecuali. Saat ini, Pemprov DKI Jakarta masih memberikan toleransi kepada PKL untuk berdagang di Monas, walaupun sebenarnya hal itu melanggar peraturan daerah tentang ketertiban umum.

"Apalagi pada hari ini, kita selama seminggu mengumpulkan pedagang untuk berjualan di PRJ Monas yang baru diselenggarakan pertama kali oleh Pemprov DKI," ungkapnya.

Menurut Basuki, PRJ Monas digelar untuk memberikan kesempatan pedagang kecil berusaha tanpa dikenai pungutan pajak sepeserpun. Pemprov DKI juga menggalang dukungan sejumlah perusahaan sponsor untuk membiayai PRJ Monas.  "Sekali setahun bolehlah kita menggunakan iklan sponsor demi memajukan dunia usaha dan menyelenggarakan PRJ gratis bagi masyarakat Jakarta," kata mantan Bupati Belitung Timur ini.

Pemprov DKI, sambung Basuki, juga akan menerapkan transaksi electronic money (e-money) kepada PKL Monas mulai tahun depan. Penerapan transaksi elektronik tersebut untuk mengetahui omset penjualan pedagang. "Melalui penerapan e-money akan ketahuan pedagang yang tidak laku produknya sehingga tahun depan lebih baik tidak ikut. Biar digantikan pedagang yang menjual produk lebih baik," tuturnya.

Pihaknya, tambah Basuki, telah mengetahui penyebab kesemrawutan yang selama ini terjadi di kawasan Monas. "Banyak oknum petugas bermain. Mereka menyewakan mobil untuk pengunjung yang mau berbuat mesum, membiarkan pengendara motor masuk Monas, asalkan kasih uang. Ini laporan polisi dan saya sudah kantongi sejumlah nama maupun pelat nomor kendaraan dinas. Saya janji akan copot jabatan Kepala UPT Taman Monas lantaran tak becus bekerja," tegasnya.

BERITA TERKAIT
prj monas - ahok disambut palang pintu

Resmikan PRJ Monas, Ahok Disambut Palang Pintu

Selasa, 10 Juni 2014 7102

prj monas - ahok disambut palang pintu

Resmikan PRJ Monas, Ahok Disambut Palang Pintu

Selasa, 10 Juni 2014 7102

 PRJ Monas Targetkan 500 Ribu Pengunjung Perhari

PRJ Monas Targetkan 3 Juta Pengunjung

Senin, 09 Juni 2014 8277

 PRJ Monas Targetkan 500 Ribu Pengunjung Perhari

PRJ Monas Targetkan 3 Juta Pengunjung

Senin, 09 Juni 2014 8277

jakarta fair monas istimewa2

91 Perusahaan Sponsori PRJ Monas

Senin, 09 Juni 2014 10363

BERITA POPULER
Verifikasi Mudik Gratis jati

Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

Rabu, 18 Februari 2026 2071

Aturan hiburan malam saat ramadan

Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

Selasa, 17 Februari 2026 1919

IMG 20260217 WA0029

Rano Sambangi Rumah Produksi Film di Jaksel

Selasa, 17 Februari 2026 943

Jam kerja asn selama ramadan

Pemprov DKI Terbitkan Aturan Jam Kerja ASN Selama Ramadan

Rabu, 18 Februari 2026 736

IMG 20260214 113057

Petugas Gabungan di Matraman Razia Miras Jelang Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 1402

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks