Soal Dana Hibah dan Bansos, Jokowi Ikut Imbauan KPK

Selasa, 13 Mei 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Lopi Kasim 5938

jokowi_wawancara_balkot_wahyu_stok.jpg

(Foto: doc)

Sesuai dengan arahan dan imbauan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pemberian dana hibah ditunda sementara hingga usai pemilihan presiden (pilpres). Pasalnya, ditahun politik seperti ini, sangat rentan dana hibah digunakan untuk kepentingan politik dan tidak digunakan semestinya.

Tapi memang sampai detik ini belum kita putuskan karena ada dari KPK. Saya tidak berani nekat, kalau nekat yang positif berani saya. Tapi untuk nekat yang ada konsekuensinya tidak dong

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo pun mengaku tidak berani nekat mengambil keputusan untuk pemberian dana hibah dan bantuan sosial (bansos) tersebut. Pria yang akrab disapa Jokowi ini mengaku, pihaknya memang belum bisa mencairkan dana hibah karena adanya imbauan dari KPK.

Kendati demikian, pihaknya akan segera mengambil kebijakan terkait pemberian dana hibah dan bansos ini. Namun dirinya mengaku tidak berani nekat untuk mengambil keputusan tanpa berkoordinasi dengan KPK. "Tapi memang sampai detik ini belum kita putuskan karena ada dari KPK. Saya tidak berani nekat, kalau nekat yang positif berani saya. Tapi untuk nekat yang ada konsekuensinya tidak dong," kata Jokowi dihadapan para ulama dalam acara Silaturahmi Ulama dan Umaro, di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (13/5).

Terlebih, kata Jokowi, imbauan tersebut berlaku hingga usai pilpres mendatang. Jokowi menilai, sebaiknya imbauan tersebut hanya berlaku sampai dengan pemilihan legislatif (pileg) saja. Mengingat banyak lembaga yang benar-benar membutuhkannya. "Pileg memang sudah selesai, tapi kan pilpresnya belum. Mestinya sampai pileg saja dan sekarang bisa dicairkan. Karena memang lembaga yang memerlukan banyak sekali," ujarnya.

Sementara itu, Asisten Bidang Kesejahteraan Masyarakat (Askesmas) DKI Jakarta, Bambang Sugiono menambahkan, pihaknya akan segera mencairkan dana hibah kepada organisasi yang bisa dipertanggungjawabkan. "Berdasarkan arahan dari pak wakil gubernur saran itu bisa dipakai bisa tidak," kata Bambang.

Menurut Bambang, pihaknya akan melakukan seleksi terhadap organisasi yang diprioritaskan mendapatkan dana hibah terlebih dahulu. Hal itu berdasarkan dari organisasi yang ada apakah bisa dipertanggungjawabkan atau tidak. Pihaknya tidak akan mencairkan dana hibah kepada perseorangan. "Untuk lembaga yang bisa dipertanggungjawabkan akan kita berikan. Insya Allah minggu ini bisa cair," tegasnya.

Dalam kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Dien Syamsuddin, yang juga memberikan ceramah kepada peserta yang hadir. Selain itu juga Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AM Fatwa. Sebelumnya para ulama menyampaikan kepada Jokowi, bahwa sampai saat ini bantuan dari pemerintah berupa hibah atau bansos tak kunjung cair.

BERITA TERKAIT
Armada BKTB Berkarat

Rekomendasi BPKP Keluar, DKI Terima Hibah 30 Bus

Jumat, 18 April 2014 6496

ahok_jas_hitam_dok.jpg

BPKD Diminta Segera Cairkan Dana KONI DKI

Senin, 12 Mei 2014 12991

Jokowi_peremajaan_truk_12.jpg

DKI Terima Hibah 4 Truk Dari Pengusaha Taiwan

Jumat, 11 April 2014 8931

jokowi_ahok_erna_batik.jpg

Soal Hibah Bus, Jokowi Sependapat dengan Ahok

Kamis, 03 April 2014 4728

BERITA POPULER
Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2539

Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 3265

Bpbd omc ist

Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

Rabu, 21 Oktober 2026 1220

Penataan Lahan Jadi Taman Interaktif Cijantung nurito

Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 742

Edukasi Pilah Sampah pulau panggang anita

Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

Selasa, 20 Oktober 2026 1306

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks