Musim Penghujan, Volume Sampah di Saluran Phb Meningkat

Reporter : TP Moan Simanjuntak | Editor : Lopi Kasim | Kamis, 19 November 2015 22:59 WIB | Dibaca 3697 kali
Musim Penghujan, Volume Sampah di Saluran Phb Meningkat (Foto : / Beritajakarta.id)

Memasuki musim penghujan, keberadaan saluran dan kali mulai penuh sampah kiriman. Salah satunya saluran penghubung (Phb) Cakung Lama, Cilincing, Jakarta Utara.

"Setiap saluran Phb kami tempatkan sebanyak 5-10 petugas untuk bertanggung jawab membersihan sampah "

Pantauan Beritajakarta.com, berbagai jenis sampah di saluran Phb tersebut tampak cukup banyak. Akibatnya, saluran jadi tampak kumuh dan kotor. Kondisi yang hampir sama juga terdapat pada saluran Phb Kali Layar, Koja. Keberadaan berbagai jenis sampah kiriman yang juga banyak di dalam saluran hingga juga membuat saluran jadi terlihat kotor.

Namun, untuk menciptakan saluran agar tetap bersih terlihat petugas melakukan pembersihan sampah di dalam saluran yang kemudian dinaikkan ke dalam truk berukuran sedang.

Kasudin Kebersihan Jakarta Utara, Bondan Diah Ekowati mengatakan, pihaknya tetap berkomitmen menciptakan saluran Phb dan lingkungan hunian warga bersih dari sampah. Diakui Bondan, memasuki musim hujan, volume sampah di saluran Phb mengalami peningkatan.

Saat ini, sebanyak 166 saluran Phb di Jakarta Utara yang jadi kewenangan Sudin Kebersihan untuk penanganan sampah. Dari jumlah tersebut, saluran Phb yang mengalami peningkatan volume sampah di antaranya saluran Phb Bendungan Melayu (Rawa Badak Selatan), Pasar Ikan (Penjaringan), Kali Layar (Koja), Kebon Bawang (Tanjung Priok), Warakas (Tanjung Priok) dan Cakung Lama (Cilincing).

“Biasanya sebelum musim hujan volume sampah di saluran Phb tersebut setiap harinya rata-rata hanya satu ton. Tapi, saat ini saat hujan mulai turun volume sampahnya bertambah rata-rata 2-3 ton setiap hari yang kami angkut,” terang Bondan, Kamis (19/11).

Khusus untuk menangani sampah di saluran Phb, kata Bondan, pihaknya mengerahkan sebanyak 160 petugas kebersihan dibantu 16 armada truk jenis typer kecil. "Setiap saluran Phb kami tempatkan sebanyak 5-10 petugas untuk bertanggung jawab membersihan sampah," kata Bondan.

Slamet (46), salah satu petugas kebersihan di Phb Kali Layar mengatakan, ia bersama rekan-rekannya sengaja ditempatkan dan bertanggung jawab membersihan saluran Phb Kali Layar.

“Setiap hari kami rutin membersihkan saluran PHB ini. Tapi, sejak hujan mulai sering turun sampah kiriman mulai banyak hingga saat ini kami harus kerja ektra untuk mengangkut sampah hingga saluran tetap bersih," ungkapnya.

TOP