Dorong Peningkatan Kesejahteraan Buruh

Minggu, 03 Mei 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 433

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi (Disnakertransgi) memaknai peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) tidak hanya sebagai momentum penyampaian aspirasi pekerja, tetapi juga ruang kolaborasi dan kepedulian sosial bagi buruh di ibu kota.

Mengusung tema ‘Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja’, rangkaian kegiatan May Day tahun ini diselenggarakan bersama unsur LKS Tripartit yang melibatkan pemerintah, organisasi pengusaha serta serikat pekerja.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai berbagai program hingga bantuan sosial dalam memperingati May Day 2026, berikut wawancara khusus beritajakarta dengan Kepala Dinas Nakertransgi DKI Jakarta, Syaripudin.

Image
Image
Q:Apa program khusus dari Disnakertransgi DKI pada peringatan Hari Buruh tahun ini?
A:Sesuai tema May Day dari Kementerian Ketenagakerjaan yang menekankan 'Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja', kami melalui LKS Tripartit tingkat provinsi telah menyelenggarakan rangkaian kegiatan komprehensif dengan kolaborasi bersama seluruh unsur Tripartit (organisasi pengusaha, serikat pekerja dan pemerintah). Seluruh rangkaian ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, pengusaha (Kadin/Apindo) dan serikat pekerja dalam merayakan momentum May Day dengan cara yang positif dan bermanfaat langsung bagi anggota. Kami mengadakan Lomba Cerdas Cermat Hubungan Industrial antar Federasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh untuk memperkuat pemahaman regulasi ketenagakerjaan. Pada aspek kesehatan, dilaksanakan Senam Sehat Bersama, layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, serta aksi Donor Darah. Sementara pada aspek kepedulian sosial, kami memberikan bantuan langsung berupa Pembagian Sembako Gratis bagi pekerja dan Santunan Anak Yatim khusus bagi keluarga buruh yang membutuhkan.
Q:Adakah program baru yang pertama kali diluncurkan saat Hari Buruh 2026?
A:Untuk tahun 2026 ini, Disnakertransgi DKI Jakarta menjalankan program pemagangan bagi lulusan SMA/SMK Sederajat yang diharapkan dapat memberikan pembekalan bagi siswa SMA/SMK untuk dapat terjun ke dalam dunia kerja. Selain itu, kami tetap menyelaraskan langkah dengan rencana strategis nasional, seperti penguatan mitigasi PHK dan peningkatan kesejahteraan yang menjadi komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas hubungan industrial.
Q:Dari sekian program Disnakertransgi, program mana yang paling berdampak langsung ke buruh?
A:Jika bicara mengenai dampak yang paling dirasakan langsung secara harian, program unggulan kami Kartu Pekerja Jakarta (KPJ). Program ini bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan jaring pengaman ekonomi konsisten yang membantu buruh melalui pengurangan biaya transportasi, di mana layanan gratis naik Transjakarta kini telah diperluas mencakup moda MRT dan LRT Jakarta sehingga secara signifikan memotong pengeluaran mobilitas kerja. Selain itu, KPJ memberikan akses pangan murah bersubsidi yang menjaga daya beli keluarga buruh di tengah fluktuasi harga pasar. Di samping program rutin tersebut, pada momentum May Day ini, pemberian sembako gratis dan santunan anak yatim juga menjadi program dengan dampak instan yang sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga buruh saat ini.
Q:Apakah program khusus Hari Buruh juga menyasar pekerja informal seperti karyawan kontrak, ojol dan kurir?
A:Terkait cakupan sasaran program, perlu kami tegaskan bahwa bagi karyawan dengan status kontrak atau Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), secara hukum merupakan bagian dari hubungan kerja formal. Oleh karena itu, pekerja kontrak tetap menjadi prioritas utama yang berhak mendapatkan pelindungan, manfaat penuh dari Kartu Pekerja Jakarta, hingga bantuan sosial dalam momentum May Day ini. Sedangkan untuk pekerja informal seperti pengemudi ojek online dan kurir, secara regulasi saat ini dikategorikan sebagai mitra atau pekerja mandiri. Namun pada prinsipnya, tetap menjadi elemen pekerja di Jakarta untuk berkonsultasi guna memastikan kesejahteraan yang dirasakan oleh siapa saja yang bekerja di ibu kota
Q:Apakah ada Job Fair, pelatihan dan sertifikasi serta cek kesehatan saat Hari Buruh?
A:Untuk cek kesehatan, kami memfasilitasi hal tersebut sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Buruh tahun ini melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang tersedia di tingkat provinsi dan di wilayah kota seperti Jakarta Selatan. Namun, untuk Job Fair, pelatihan, dan sertifikasi, pada momentum Hari Buruh ini memang tidak ada agenda khusus yang diluncurkan secara serentak karena fokus kegiatan lebih kepada perayaan, aksi sosial, dan apresiasi terhadap buruh. Meskipun demikian, perlu kami sampaikan bahwa program pelatihan dan sertifikasi bagi pekerja khususnya yang belum mendapatkan pekerjaan tetap menjadi agenda prioritas kami yang berjalan sepanjang tahun melalui Bidang Pelatihan dan Produktivitas serta Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD). Begitu juga dengan Job Fair yang rutin diselenggarakan secara periodik di berbagai wilayah Jakarta. Jadi, bagi buruh yang ingin meningkatkan skill atau mencari peluang kerja baru, layanan tersebut tetap tersedia secara gratis di luar rangkaian seremoni May Day sebagai bentuk komitmen berkelanjutan kami untuk membuat buruh Jakarta "naik kelas".
Q:Adakah Posko Pengaduan Upah saat May Day?
A:Sebenarnya tidak ada posko pengaduan secara khusus yang didirikan di titik aksi, namun momentum Hari Buruh ini merupakan waktu bagi para buruh untuk merayakan peringatan internasional secara kondusif. Namun, sebagai langkah antisipasi dan pelayanan, Disnakertransgi telah menerjunkan Tim Monitoring yang terdiri dari pegawai Mediator Hubungan Industrial serta Pengawas Ketenagakerjaan di berbagai titik lokasi. Tim monitoring ini bertugas untuk memantau situasi sekaligus menyerap aspirasi atau kendala yang dihadapi buruh di lapangan secara langsung. Jika terdapat pengaduan spesifik mengenai kendala upah, para buruh tetap dapat menyampaikannya melalui kanal resmi di kantor dinas maupun suku dinas terkait, yang akan kami layani secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Q:Apakah ada bantuan langsung tahun ini?
A:Tentu, dalam peringatan Hari Buruh tahun ini, terdapat bantuan langsung yang diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial dan apresiasi bagi para pekerja. Bantuan tersebut berupa pembagian paket sembako gratis yang didistribusikan secara meluas di tingkat provinsi maupun di seluruh wilayah kota administrasi DKI Jakarta. Selain paket sembako, kami juga memberikan santunan kepada anak yatim dari keluarga pekerja atau buruh guna sedikit meringankan beban ekonomi keluarga mereka. Pemberian bantuan ini merupakan hasil kolaborasi nyata dalam LKS Tripartit, di mana unsur pemerintah bekerja sama dengan pihak pengusaha seperti Kadin dan Apindo untuk memastikan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para buruh di lapangan. Dengan adanya bantuan langsung ini, kami berharap momentum May Day tidak hanya menjadi ruang untuk menyuarakan aspirasi, tetapi juga menjadi momen berbagi yang memberikan dampak ekonomi nyata bagi keluarga buruh di Jakarta.
Q:Apa langkah konkret apa yang akan dijalankan Disnakertransgi setelah Hari Buruh selesai?
A:Setelah rangkaian May Day selesai, langkah konkret yang akan dijalankan oleh Disnakertransgi adalah terus menjaga komunikasi dan kondusivitas dengan seluruh stakeholder termasuk serikat pekerja yang selama ini sudah terjalin dengan baik. Akan mengoptimalkan forum LKS Tripartit, baik di tingkat provinsi maupun di lima wilayah kota administrasi, sebagai ruang diskusi utama untuk membahas berbagai permasalahan ketenagakerjaan secara berkelanjutan. Selain itu, fokus berlanjut pada lembaga Dewan Pengupahan dalam membuat kajian serta memberikan rekomendasi penentuan upah minimum yang adil bagi semua pihak.  Secara nasional, langkah ini juga akan diselaraskan dengan rencana pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional serta pengaktifan Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi PHK guna memastikan pelindungan jangka panjang bagi buruh di Jakarta tetap terjaga pasca-momentum May Day.
Q:Sejauh ini apa program yang telah dijalankan Disnakertransgi untuk meringankan biaya hidup buruh?
A:Program utama yang telah dijalankan Disnakertransgi untuk meringankan beban biaya hidup buruh di Jakarta adalah melalui Kartu Pekerja Jakarta (KPJ). Program ini merupakan jaring pengaman ekonomi yang memberikan manfaat konkret dan berkelanjutan bagi para pekerja dan keluarganya. Seiring dengan kebijakan Gubernur, manfaat kartu ini terus diperluas, di mana saat ini para pemegang Kartu Pekerja Jakarta dapat menikmati layanan gratis untuk moda transportasi massal yang terintegrasi, mulai dari Transjakarta serta Jaklingko, hingga perluasan manfaat terbaru pada moda MRT Jakarta dan LRT Jakarta. Selain itu, program ini juga membantu menjaga daya beli buruh melalui akses pangan murah bersubsidi yang dapat diperoleh secara rutin dan anak penerima Kartu Pekerja akan mendapatkan Kartu Jakarta Pintar, terkait dengan penerimaan siswa baru, anak penerima KPJ juga akan mendapatkan kuota zonasi sebesar lima persen. Dengan adanya integrasi layanan transportasi dan subsidi pangan ini, diharapkan pengeluaran harian buruh dapat ditekan secara signifikan sehingga kesejahteraan mereka tetap terjaga.

Wawancara Khusus Lainnya

Cegah Superflu Masuk Jakarta

Cegah Superflu Masuk Jakarta

Dorong Peningkatan Kesejahteraan Buruh
Dorong Peningkatan Kesejahteraan Buruh