Satpol PP Diminta Tak Pandang Bulu Tertibkan Atribut Parpol

Senin, 17 Maret 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Widodo Bogiarto 2827

atribut_parpol_copot_satpol_stok3.jpg

(Foto: doc)

Banyaknya atribut partai politik (parpol) maupun calon legislatif (caleg) yang terpasang di sejumlah tempat terlarang kian menimbulkan kesan kumuh dan semrawut di ibu kota. Untuk itu, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo meminta Satpol PP untuk tanpa pandang bulu menertibkan atribut parpol maupun caleg yang dipasang disembarang tempat. 

Diakui Jokowi, dirinya juga masih melihat atribut parpol maupun caleg yang hingga kini masih terpasang di tempat terlarang seperti tempat ibadah, lembaga pemerintahan dan lain sebagainya. "Kemarin saya lihat ada yang di taman, di tol, di tempat ibadah, dan di ruang pemerintah itu kan tidak boleh. Saya nanti telepon Satpol dan Bawaslu," ujar Jokowi, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (17/3).

Meski telah mendeklarasikan diri sebagai calon presiden (capres) dari PDI Perjuangan, dirinya tidak akan pandang bulu dalam menertibkan atribut parpol. Dirinya meminta kepada Satpol PP untuk mencabut semua atribut parpol yang berada di tempat terlarang. "Itu kan yang urus Satpol PP dan Bawaslu, tidak pandang bulu," katanya.

Selain itu, spanduk dukungan kepada dirinya yang terpasang di Taman Surapati, Menteng, Jakarta Pusat juga akan ditertibkan. Jokowi mengaku banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh parpol soal pemasangan bendera, spanduk ataupun baliho, karena sosialisasi peraturan yang rendah. Oleh sebab itu, banyak parpol yang memasang atribut di sembarang titik.

Ditambahkan Jokowi, dengan penertiban atribut kampanye yang telah dilaksanakan oleh Satpol PP bekerja sama dengan Bawaslu, mudah-mudahan partai politik semakin taat mengikuti peraturan.

Tak hanya itu, pemasangan atribut parpol di tempat terlarang juga dikeluhkan warga maupun pengendara.

Pantauan beritajakarta.com, atribut parpol maupun caleg terlihat dipasang bertumpuk di ruang terbuka hijau (RTH). Bahkan, banyak bendera parpol yang menjorok ke jalan hingga membahayakan pengendara.

Selain itu, gambar-gambar partai juga ditempel di fasilitas umum seperti boks telepon umum, jembatan penyeberangan, ataupun tiang listrik hingga membuat kotor dan semrawut.


BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7056

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4711

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2266

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 899

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2230

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks