FGD IKIP Upaya Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

Sabtu, 21 Mei 2022 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 3277

FGD IKIP DKI Jakarta Tahun 2022 Digelar

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Komisi Informasi (KI) Pusat menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) tahun 2022 di Hotel Mercure Batavia.

Kami tentu mengapresiasi Tim Pokja IKIP DKI Jakarta tahun 2022

Komisioner Komisi Informasi Pusat, Romanus Ndau Lendong mengatakan, FGD IKIP digelar untuk memotret dan melihat secara luas pelaksanaan keterbukaan informasi publik di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Jakarta.

FGD ini juga melibatkan informan ahli yang dapat memberikan masukan dan penilaian terkait sejauh mana penerapan informasi publik.

"Secara nasional, informan ahli itu ada 312 orang yang terlibat. Semakin banyak informan ahli tentu akan semakin baik," ujarnya, Sabtu (21/5).

Romanus mencatat, saat ini, dari total 360 badan publik secara nasional, baru 83 badan publik yang informatif. Hingga kini, terdapat kurang lebih 80 negara yang telah memiliki undang-undang yang mengatur soal keterbukaan informasi publik.

"Termasuk Indonesia yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik," terangnya.

Ia juga mengapresiasi terselenggaranya FGD IKIP DKI Jakarta tahun 2022 ini. Ke depan, Ibu Kota diharapkan dapat memiliki badan publik yang menjamin keterbukaan informasi publik bagi warganya.

"Kami tentu mengapresiasi Tim Pokja IKIP DKI Jakarta tahun 2022 yang berkomitmen dan serius dalam menyelenggarakan kegiatan ini," ucapnya.

Ketua Pokja IKIP DKI Jakarta, Harry Ara Hutabarat menambahkan, pada tahun ini, jajarannya memperluas cakupan dengan melibatkan informan ahli dari Kepulauan Seribu.

"Bicara Jakarta juga meliputi Kepulauan Seribu. Karena ada masyarakat di sana yang perlu kita tingkatkan layanan informasi publiknya," katanya.

Harry juga menyampaikan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) IKIP tahun 2021 lalu telah mendapatkan respon positif dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Saat Monev IKIP tahun 2021, Pak Gubernur menyatakan keseriusannya dalam hal transparansi dan keterbukaan informasi publik," ungkapnya.

Harry juga berterima kasih kepada sembilan informan ahli yang telah terlibat dalam kegiatan IKIP tahun 2022. Informan ahli yang terlibat ini memiliki latar belakang beragam, baik dari unsur akademis, praktisi hingga pelaku usaha.

"Saya selalu menyatakan Pokja IKIP 2022 memberi kesempatan sepenuhnya kedaulatan di tangan informan ahli," tandasnya.

BERITA TERKAIT
KIP DKI Jakarta Gelar Diskusi Jakarta Pasca Perpindahan Ibukota

KI Provinsi DKI Jakarta Gelar Diskusi Jakarta Pasca Perpindahan Ibu Kota Negara

Selasa, 26 April 2022 2966

KI DKI Jakarta Gelar Dialog Optimalisasi Akses Keterbukaan Informasi Publik JKN

KI DKI Jakarta Gelar Dialog Optimalisasi Akses Keterbukaan Informasi Publik JKN

Selasa, 08 Maret 2022 3740

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7060

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4719

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2283

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1012

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2234

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks