Senin, 17 Maret 2014
Reporter: Folmer
Editor: Agustian Anas
4513
(Foto: doc)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan membangun rumah susun sewa (rusunawa) yang dilengkapi fasilitas pasar rakyat. Sebab, sebagian besar orang Indonesia lebih menyukai belanja di pasar tradisional ketimbang pasar modern.
"Pasar rakyat seperti PKL, sewanya dihitungnya harian. Di atas nya sudah jelas ada pangsa pasar para penghuni rusun. Jadi, mirip superblok SCBD atau Central Park, tapi di bawahnya itu PKL. Selain 24 jam orang datang buat belanja, penghuni di atas pun pasti turun belanja ke bawah," kata Basuki T Purnama, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Senin (17/3).
Menurut Basuki, masyarakat masih belum sepenuhnya melupakan keberadaan pasar tradisional, walaupun saat ini keberadaan pasar modern semakin marak. "Jujur saja kita masih sempat ke pasar tradisional. Kalau ada pasar rakyat, orang bakal ke sana," ujar mantan Bupati Belitung Timur ini.
Bahkan, Basuki mengaku telah mensurvei orang Asia itu lebih senang ke pasar tradisional. "Coba disurvei, dalam kurun waktu sebulan, orang kita berapa kali ke supermarket ? Paling dua kali. Tapi berapa kali orang ke pasar Tradisional? Bisa 28 kali dalam sebulan. Artinya ada potensi dari pasar tradisional ini, tinggal bagaimana cara kita memplotnya," ungkapnya.
Namun, Basuki mengaku, konsep pembangunan rusunawa yang dilengkapi sarana pasar tradisional tidak bisa diwujudkan dalam waktu singkat. "Pak gubernur punya konsep seperti itu, tapi orang kan gak sabar. Emangnya bikin pasar terus pindahin ke sana itu gampang ? Kita baru satu tahun lebih gitu lho. Tapi semua sudah di track yang benar. Jalannya juga udah oke kok," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu
Jumat, 30 Oktober 2026
7036
Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global
Sabtu, 31 Oktober 2026
4657
Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap
Jumat, 30 Oktober 2026
2172
Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang
Selasa, 27 Oktober 2026
2203
Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan