Kolaborasi dengan KODI, KPID DKI Ajak Juru Dakwah Kritisi Tayangan Televisi

Minggu, 05 Desember 2021 Reporter: Yudha Peta Ogara Editor: 2948

kpid_kodi_dakwah_03DES2021_yudha

(Foto: Yudha Peta Ogara)

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi DKI Jakarta, Kawiyan mengajak para juru dakwah dan mubaligh untuk mengkritisi tayangan-tayangan televisi. Tujuannya memberikan pengarahan dan membimbing umat (masyarakat) agar memperoleh manfaat dalam menonton televisi.

Masyarakat butuh bimbingan untuk memilih atau menonton

"Masyarakat butuh bimbingan untuk memilih atau menonton, bahkan untuk tidak sama sekali menonton televisi. Sebab, tidak semua tayangan televisi punya nilai positif dan manfaat untuk penonton," ujar Kawiyan dalam Literasi Media untuk Juru Dakwah yang diselenggarakan KPID Provinsi DKI Jakarta dan Koordinasi Dakwah Indonesia (KODI) Provinsi DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Beritajakarta.id, Kawiyan mengatakan, para juru dakwah atau mubaligh punya peran yang sangat penting untuk mengedukasi masyarakat dalam memilih tontonan televisi. Sebab, para juru dakwah sering berdakwah di tengah masyarakat, khususnya di depan  audiensi kaum ibu. Sedangkan kaum ibu beperan sentral dalam keluarga untuk  membimbing putra-putri.

Sementara itu, Ketua KODI Provinsi DKI Jakarta, Jamaluddin F Hasyim menilai,  sampai saat ini sebagian besar stasiun televisi masih sering menayangkan infotainment yang berisi gosip atau ghibah.

"Tayangan infotainment yang berisi gosip dan ghibah itu bukan hanya tidak bermanfaat tetapi juga merusak masyarakat karena apa yang disampaikan penuh rekayasa, ada unsur isu-isu pribadi yang tidak ada hubungannya dengan kepentingan publik," tegas Jamaluddin.

Jamaluddin mengajak para juru dakwah, mubaligh, dan masyarakat umum untuk membantu KPI dengan cara ikut mengawasi konten-konten siaran televisi. Caranya dengan melapor jika menemukan tayangan yang yang tidak sehat, tidak edukatif, dan berisi konten negatif.

Literasi Media untuk Juru Dakwah diikuti sekitar 100 calon juru dakwah atau mubaligh yang mengikuti Pendidikan Kader Mubaligh (PKM) KODI Provinsi DKI Jakarta.

BERITA TERKAIT
KPID Jakarta: Media Penyiaran Berperan Penting dalam Kesiapsiagaan Bencana

KPID Jakarta: Media Penyiaran Berperan Penting dalam Kesiapsiagaan Bencana

Selasa, 27 April 2021 2191

KPID: PPKM Darurat Siaran Harus Berkualitas

KPID: PPKM Darurat Siaran Harus Berkualitas

Sabtu, 03 Juli 2021 2989

 KPID DKI Jakarta Gelar Donor Darah

Peringati Hasiarnas, KPID DKI Jakarta Gelar Donor Darah

Senin, 12 April 2021 1857

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7143

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4831

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2318

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2530

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1181

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks